Artikel Ilmiah : G1A012071 a.n. DIMITRI IMAN PRAWIRA
| NIM | G1A012071 |
|---|---|
| Namamhs | DIMITRI IMAN PRAWIRA |
| Judul Artikel | PERBEDAAN KADAR KREATININ SERUM PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PENGOBATAN ANTIHIPERTENSI GOLONGAN ANGIOTENSIN RECEPTOR BLOCKER DAN CALCIUM CHANNEL BLOCKER |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Hipertensi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah mengalami peningkatan di atas normal. Hipertensi dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan organ tubuh secara permanen. Salah satu organ target yang sering mengalami kerusakan akibat hipertensi adalah ginjal. Obat antihipertensi diketahui memiliki efek protektif pada fungsi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar kreatinin serum antara pasien hipertensi dengan pengobatan antihipertensi golongan ARB dan CCB. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian melibatkan 46 pasien hipertensi esensial. Uji t tidak berpasangan digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar kreatinin serum yang signifikan antara pasien hipertensi dengan pengobatan ARB dan CCB. Hasil penelitian ini adalah, rerata kadar kreatinin serum pada pasien hipertensi dengan pengobatan ARB sebesar 1.06 ± 0.12 mg/dL, sedangkan rerata kadar kreatinin serum pada pasien hipertensi dengan pengobatan CCB sebesar 1.17 ± 0.17 mg/dL. Hasil uji t tidak berpasangan bernilai p = 0.015, yang menunjukkan adanya perbedaan kadar kreatinin serum yang signifikan secara statistik (p < 0.05) antara pasien hipertensi dengan pengobatan ARB dan CCB. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan kadar kreatinin serum yang signifikan secara statistik antara pasien hipertensi dengan pengobatan antihipertensi golongan ARB dan CCB. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Hypertension is a condition in which blood pressure elevated above normal level. Permanent organ damage occurs in long term hypertension. Kidney is one of common target of hypertension-induced organ damage. It is known that the antihypertensive drugs have a protective effects on kidney function. The aim of this study was to determine the difference of serum creatinine level between hypertension patients with ARB and CCB treatment. This is an observational analytic study with cross sectional design. Sample was taken from 46 patients with essential hypertension. Independent t-test was used to determine the significant difference of serum creatinine level between hypertension patients with ARB and CCB treatment. The result is, mean of serum creatinine level in hypertension patients with ARB treatment was 1.06 ± 0.12 mg/dL, while mean of serum creatinine level in hypertension patients with CCB treatment was 1.17 ± 0.17 mg/dL. Independent t-test’s result was p = 0.015, showing there is a statistically significant (p < 0.05) difference of serum creatinine level between hypertension patients with ARB and CCB treatment. In conclusion, there is a statistically significant difference of serum creatinine level between hypertension patients with ARB and CCB treatment. |
| Kata kunci | Hipertensi, Kreatinin Serum, ARB, CCB |
| Pembimbing 1 | dr. Suharno, Sp.PD, FINASIM |
| Pembimbing 2 | dr. Dwi Arini Ernawati, M.PH |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2016-08-14 14:44:33.57687 |