Artikel Ilmiah : E1A012191 a.n. ADMIRA PRASTIWI

Kembali Update Delete

NIME1A012191
NamamhsADMIRA PRASTIWI
Judul ArtikelPERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENGGUNA JASA PENERBANGAN ATAS KERUGIAN AKIBAT DARI ADANYA PENGGANTIAN PESAWAT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 (STUDI TERHADAP PUTUSAN NOMOR 441/PDT.G/2013/PN.JKT.PST)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Transportasi merupakan salah satu kebutuhan yang paling penting dalam kehidupan masyarakat untuk memfasilitasi pelaksanaan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. banyak perusahaan yang berbeda bersaing untuk memberikan layanan di bidang transportasi udara. Adanya berbagai perusahaan angkutan udara, sehingga lebih mudah untuk memilih layanan transportasi udara publik. Pembelian tiket dilakukan oleh penumpang akan menimbulkan ada kesepakatan antara operator dengan penumpang mengakibatkan hubungan hukum antara pihak-pihak yang saling menguntungkan. Salah satu kasus yang ada adalah tentang penundaan hingga menggantikan kapal induk PT Lion Air. Penumpang dapat mengajukan permohonan untuk kompensasi kepada operator tentang penundaan sampai pesawat pengganti sesuai dengan UUPK dan Pasal 1365 KUHPerdata. Berdasarkan hasil penelitian, pengaturan perlindungan hukum yang rendah konsumen diatur dalam UUPK dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan Pasal 141 dengan Pasal 149 tentang tanggung jawab pengangkut penumpang, dan diteruskan dengan Peraturan Menteri No. 92 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Perhubungan Udara
Abtrak (Bhs. Inggris)Transportation is one of the most important needs in the life of society to facilitate carrying out its activities in daily life. many different companies competing to provide services in the field of air transport. The existence of a wide variety of air transport companies, making it easier to choose a public air transport services. Purchase tickets carried by passengers will poses no agreement between the carrier by passengers resulted in the legal relationship between the parties that are mutual. One case that there is about a delay of up to replacing aircraft carrier PT Lion Air. Passengers can apply for compensation to the carrier about the delay until replacement air according to UUPK and Article 1365 of the Civil Code. Based on the research results, setting the legal protection of the consumer low set in UUPK and Law No. 1 Year 2009 on Aviation in Article 141 to Article 149 on the responsibility of the carrier to passengers, and forwarded by the Ministerial Regulation No. 92 Year 2011 on Responsibility of Transportation Air.
Kata kuncikonsumen, ganti rugi, tanggung jawab, UUPK
Pembimbing 1Rochani Urip Salamii.,SH.,M.S.
Pembimbing 2I Ketut Karmi Nurjaya.,SH.,M.Hum.
Pembimbing 3Suyadi.,SH.,M.Hum.
Tahun2016
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2016-08-13 22:18:38.318771
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.