Artikel Ilmiah : E1A012166 a.n. LIMAS MENTARI PUTRI HARIYANTO

Kembali Update Delete

NIME1A012166
NamamhsLIMAS MENTARI PUTRI HARIYANTO
Judul ArtikelPeranan Badan Pengawasan Obat dan Makanan dalam Pemakaian Obat Buvanest Spinal pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian mengkaji tentang Peranan Badan Pengawasan Obat dan Makanan terhadap Pemakaian Obat Buvanest Spinal pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Ditinjau dari Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peranan BPOM khususnya dalam pemakaian obat buvanest spinal oleh fasilitas pelayanan kesehatan ditinjau dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen serta memahami tindakan yang dilakukan oleh BPOM terhadap fasilitas pelayanan kesehatan yang memakai obat buvanest spinal.
Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar POM Yogyakarta dan RS Siloam Karawaci, Tangerang untuk memperoleh data-data yang diperlukan dan studi kepustakaan terhadap literatur-literatur yang relevan kemudian data yang diperoleh dianalisis secara normatif kualitatif. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa BPOM telah melakukan perannya yakni melakukan tindakan preventif dan represif sesuai dengan Pasal 29 ayat (1), ayat (2), ayat (3) UUPK mengenai Pembinaan dan Pengawasan, serta BPOM telah melakukan beberapa tindakan yakni membentuk tim khusus untuk melakukan penelitian dan mengaudit, serta menerbitkan surat Keputusan Kepala BPOM tentang pembekuan ijin edar obat buvanest spinal dan melakukan penarikan terhadap obat tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)The study examines the role of the Food and Drug Administration of the Use of Drugs Spinal Buvanest on Health Care Facilities In terms of the Act No. 8 of 1999 on Consumer Protection. This study aims to understand the role of BPOM particularly in spinal buvanest drug use by health care facilities in terms of the Consumer Protection Act as well as understand the actions taken by the BPOM to health care facilities who use drugs spinal buvanest.
This research was conducted at the Center for POM Yogyakarta and Siloam Hospital Karawaci, Tangerang to obtain the necessary data and literature study of the relevant literature and then the data were analyzed qualitatively normative. The method used in this research is normative juridical approach.
The results showed that BPOM has done its part that is doing the preventive and repressive actions in accordance with Article 29 paragraph (1), paragraph (2), paragraph (3) of BFL on Development and Supervision, and BPOM have taken measures which formed a special team to do research and audit, as well as issuing Decision on freezing BPOM head buvanest spinal drug distribution license and make a withdrawal of the drug.

Kata kunciPerlindungan Konsumen, Peranan BPOM
Pembimbing 1H. Suyadi, S.H.,M.Hum
Pembimbing 2Agus Mardianto, S.H.,M.H
Pembimbing 3H. Sukirman, S.H.,M.Hum
Tahun2016
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2016-08-12 20:29:22.721408
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.