Artikel Ilmiah : F1I011047 a.n. ARYEN FEBRIAN

Kembali Update Delete

NIMF1I011047
NamamhsARYEN FEBRIAN
Judul ArtikelDemokratisasi di Thailand Pasca Krisis Politik 2006
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian yang berjudul “Demokratisasi di Thailand pasca Krisis Politik 2006” ini merupakan penelitian yang menganalisa tentang keberlangsungan sistem demokrasi di Thailand setelah terjadinya krisis politik dan kudeta militer pada tahun 2006 silam. Demokrasi merupakan salah satu sistem pemerintahan yang berasal dari Yunani dan telah mengalami banyak perkembangan hingga saat ini.
Fokus penelitian ini adalah pada peristiwa kudeta militer yang masih sering terjadi di Thailand. Fenomena kudeta militer di Thailand bahkan seperti menjadi sebuah tradisi ketika sebuah pemerintahan aktif dianggap telah gagal dalam menjalankan tugasnya, sehingga Thailand mengalami gejolak politik dan konflik berkepanjangan. Pemecahan masalah atau solusi yang dihadapi pemerintahan dengan cara kudeta militer dalam pandangan demokrasi adalah sebuah kesalahan. Maka dari itu, Thailand dianggap masih belum dapat menjalankan sistem demokrasinya dengan baik dan utuh.
Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa sistem demokrasi yang berjalan di Thailand masih jauh dari kata sempurna. Konstitusi yang mengatur tentang demokrasi di Thailand masih lemah serta campur tangan militer yang sangat besar dalam dunia perpolitikan Thailand menjadi contoh faktor belum tercapainya demokrasi yang utuh di negara tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research, titled “The Thailand Democratic after Politic Crisis in 2006” is analyzed about continuity of democratic system at Thai, after occurrence politic crisis and coup d’etat in 2006. Democracy is one of government system which comes from Greece, and run in to development until now.
Focus of this research is event of coup d’etat which is still often go on at Thai. Coup d’etat phenomenon is like being tradition, when an active government considered failed in their duties, with the result that, Thai encounter a political turmoil and protracted conflicts. Resolution for the issues, if using way coup d’etat, doesn’t reflect of democratic government. Therefore, Thai considered has not been able to running a good democratic system.
The conclusions of the research, for reveal that the democratic system in Thai still far from perfect system. A constitution that governs about democracy in Thai, still weak and intervention from military elite is very influential on Thai politics system.
Kata kunciThailand, Demokrasi, Kudeta Militer, Politik.
Pembimbing 1Muhammad Yamin, S.IP., M.Si
Pembimbing 2Ayusia Sabhita Kusuma, S.IP., M.Soc, Sc
Pembimbing 3Sri Wijayanti, S.IP., M.Si
Tahun2016
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2016-08-12 02:59:10.790422
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.