Artikel Ilmiah : D1E012125 a.n. SYAFRIL MAHFUD RIDLO
| NIM | D1E012125 |
|---|---|
| Namamhs | SYAFRIL MAHFUD RIDLO |
| Judul Artikel | PENAMBAHAN TEPUNG DAUN WARU (Hibiscus tiliaceus) DALAM RANSUM SAPI SUMBA ONGOLE DENGAN IMBANGAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT YANG BERBEDA PENGARUHNYA TERHADAP LAMA DAN FREKUENSI MAKAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan tepung daun waru (Hibiscus tiliaceus) dalam ransum sapi Sumba Ongole (SO) dengan imbangan hijauan dan konsentrat yang berbeda terhadap lama dan frekuensi makan. Materi penelitian yang digunakan adalah 18 ekor sapi Sumba Ongole jantan berumur ±2 tahun dengan rataan bobot awal ±218,67 kg yang ditempatkan pada kandang individu. Sapi tersebut diacak secara sempurna untuk menerima 3 perlakuan penambahan tepung daun waru (Hibiscus tiliaceus) pada konsentrasi masing-masing; 0% (W0), 0,24% (W1) dan 0,48% (W2) dari bahan kering (BK) konsentrat. Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial digunakan dalam penelitian ini. Konsumsi BK untuk tiap sapi adalah 3,5% dari bobot hidup dengan imbangan BK Jerami Padi Amoniasi (JPA) dan konsentrat 35%:65% (I1) dan 30%:70% (I2). Amoniasi jerami padi menggunakan urea yang disuplementasi dengan menggunakan onggok dosis masing-masing 4% dan 2,5% dari bobot jerami padi. Pemberian konsentrat dan JPA masing-masing dilakukan 3 kali sehari. Peubah yang diukur adalah lama makan dan frekuensi makan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan dengan Uji Orthogonal Polynomial. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT This research aimed to determine the effect of Hibiscus leaf (Hibiscus tiliaceus) flour addition into the diet of Sumba Ongole (SO) cattle with different ratio of forages and concentrates on their feeding duration and frequency. The materials used were 18 male cattle Sumba Ongole aged ±2 years and weighed ±218.67 kg which were placed in individual pens. Those cattle were randomized perfectly to be given 3 different treatments of hibiscus leaf flour concentrate additions which, respectively, were; 0% (W0), 0.24% (W1) and 0.48% (W2) of dry matter of the concentrate. This research applied completely randomized factorial designs. Dry matter consumption for each cattle was 3.5% of the living weight with the ratio of dry matter of amoniated straw and concentrate 35%:65% (I1) and 30%:70% (I2). The amoniated straw used fertilizerplus 4% and 2.5% of each straw weight. Concentrates and amoniated straws were given 3 times daily. The variables measured were feeding duration and frequency. The data was analysed with ananalysis of variance and continued with Orthogonal Polynomial test. |
| Kata kunci | Kata kunci: daun waru, sumba ongole, lama dan frekuensi makan |
| Pembimbing 1 | Ir. H. Suparwi, M.S |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Sri Rahayu, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2016-08-10 19:40:51.566975 |