Artikel Ilmiah : H1F009001 a.n. PANGGIH AKBAR PAMUNGKAS

Kembali Update Delete

NIMH1F009001
NamamhsPANGGIH AKBAR PAMUNGKAS
Judul ArtikelGEOLOGI DAN MINERALISASI BIJIH HIDROTERMAL DAERAH SADAHAYU DAN SEKITARNYA KECAMATAN MAJENANG KABUPATEN CILACAP JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daerah penelitian terletak di Desa Sadahayu dan sekitarnya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Secara geomorfologi daerah penelitian terdiri dari Satuan Perbukitan Vulkanik Lava Andesit (V9) dan Satuan Perbukitan Vulkanik Breksi Andesit (V11). Pola aliran sungai subdendritik dengan tipe genetik sungai konsekuen. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi 2 satuan dari yang tertua hingga yang termuda meliputi; (1) Satuan Lava Andesit dan (2) Satuan Breksi Andesit. Struktur yang berkembang di daerah penelitian yaitu berupa sesar mendatar. Zona alterasi daerah penelitian terbagi menjadi 5 zona alterasi meliputi; (1) zona klorit/smektit-karbonat-kuarsa (propilitik luar), (2) zona klorit-kuarsa-epidot-karbonat (propilitik dalam), (3) zona illit/smektit-kaolinit-dikit-kuarsa±klorit (argilik), (4) zona dikit-kuarsa-alunit±kaolinit (argilik lanjut) dan (5) zona silika-clay (silisifikasi). Urat yang berkembang di daerah penelitian merupakan urat kuarsa dengan tekstur massive dan vuggy yang merupakan penciri tekstur penggantian dan pencucian serta dapat ditemukan pada zona alterasi silika-clay (Zona Silisifikasi). Mineral bijih yang hadir dalam urat maupun batuan samping antara lain pirit, galena, sfalerit, kalkopirit, emas, markasit, stibnit dan kovelit. Berdasarkan mineral-mineral alterasi hidrotermal dan mineralisasi bijih, maka daerah penelitian dapat dikategorikan sebagai bagian dari sistem endapan epitermal sulfidasi tinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research area is located in the Sadahayu area and around, Majenang District, Cilacap Regency, Central Java. Geomorphology unit of research area consist of Volcanic Hill Unit of Andesitic Lava (V9) and Volcanic Hill Unit of Andesitic Breccia (V11). Drainage pattern is subdendritic with genetic type consequent rivers. Stratigraphy of the research area is devided into two units, from oldest to youngest, are (1) Andesitic Lava Unit and (2) Andesitic Breccia Unit. Structure that develop in research area are strike-slip faults. Alteration zone of research area is devided into five zones, are (1) chlorite/smectite-carbonate-quartz zone (outer propylitic), (2) chlorite-quartz-epidote-carbonate zone (inner propylitic), (3) illite/smectite-kaolinite-dickite-quartz±chlorite zone (argillic), (4) dickite-quartz-alunite± kaolinite (advanced argillic) and (5) silica-clay zone (silicification). Vein that develop in the research area is quartz vein with massive and vuggy textures that are characterized of replacement and leaching textures and can be found in silica-clay zone (Silicification Zone). Ore minerals are present in vein and wall rock, among others, pyrite, galena, sphalerite, chalcopyrite, gold, marcasite, stibnite and covelite. Based on the hydrothermal alteration minerals and ore mineralization, the research area can be categorized as part of a high sulfidation epithermal deposit system.
Kata kuncialterasi, urat, mineral bijih, epitermal sulfidasi tinggi.
Pembimbing 1Siswandi, ST., MT.
Pembimbing 2Dr. Arifudin Idrus, ST., MT.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2016-08-10 09:16:21.806653
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.