Artikel Ilmiah : C1A012061 a.n. FARAH SYAFITRI
| NIM | C1A012061 |
|---|---|
| Namamhs | FARAH SYAFITRI |
| Judul Artikel | ANALISIS PENDAPATAN DAN KONSUMSI PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN KAMPUS KELURAHAN GRENDENG KECAMATAN PURWOKERTO UTARA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Analisis Pendapatan dan Konsumsi Pedagang Kaki Lima di Jalan Kampus Kelurahan Grendeng Kecamatan Purwokerto Utara”. Tujuan penelitian ini (1) untuk menganalisis hubungan variabel usia, jumlah tanggungan, tingkat pendidikan, modal, lama kerja, dan jam kerja terhadap pendapatan bersih pedagang kaki lima (PKL) (2) menganalisis pendapatan bersih PKL dalam memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, dan (3) menganalisis pendapatan perkapita keluarga PKL dalam memenuhi standar KHL yang ditetapkan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyumas bulan Januari 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei atas data primer dengan 44 responden. Data primer diperoleh dengan wawancara langsung dan pengisian kuisioner. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan pertama digunakan analisis tabulasi silang, tujuan kedua digunakan alat ukur Average Consumption to Consume (APC) dan tujuan ketiga digunakan analisis standar kebutuhan hidup layak (KHL) Kabupaten Banyumas bulan Januari 2015. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel usia dan jumlah tanggungan memiliki hubungan negatif terhadap pendapatan PKL, modal awal dan jam kerja memiliki hubungan positif terhadap pendapatan bersih PKL, sedangkan variabel tingkat pendidikan hubungannya membentuk kurva U terbalik dan lama kerja hubungannya membentuk kurva U terhadap pendapatan bersih yang diperoleh PKL. Dalam memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, sebesar 93,2 persen nilai APC kurang dari satu artinya telah cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga. Dalam memenuhi standar KHL sebesar 72,7 persen memiliki pendapatan perkapita diatas standar KHL Kabupaten Banyumas bulan Januari. Dengan adanya hubungan antara usia, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, modal, lama kerja dan jam kerja terhadap pendapatan, hendaknya PKL dapat menambah jam kerja yang dicurahkan dalam sehari lebih lama dari biasanya sehingga dapat meningkatkan jumlah pendapatan yang diperoleh PKL terutama bagi PKL yang memiliki umur produktif dan tambahan modal yang dikeluarkan dapat menambah variasi dagangan untuk lebih menarik konsumen. Bagi PKL yang memiliki nilai APC lebih dari satu, hendaknya meningkatkan lagi kinerja usahanya dan lebih memperhatikan lagi pengeluaran pola konsumsinya,. Bagi PKL yang pendapatan perkapitanya belum memenuhi standar KHL sebaiknya meningkatkan produktifitas usahanya atau lebih dikembangkan lagi kemampuan usahanya, agar dapat menambah pendapatan yang akan diperoleh, sehingga diharapkan dapat mecukupi pendapatan perkapitanya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This reasearch took the title "Analysis of the Income and Consumption of Street Vendors in the Streets Campus of Grendeng Village SubDistrict of North Purwokerto". The purpose of this research is (1) to analyze the correlation of the variables age, education, number of family dependants, initial capital, years of work experience, and work hours toward street vendors net income (PKL) (2) to analyze street vendors income to fullfil the needs of family consumption (3) and to analyze street vendors personal income to conform standards of Living Needs (KHL) that set in January 2015 by Agency of Social, Manpower and Transmigration Banyumas Regency. This research used survey method from primary datawith a sample of 44 respondents. Primary data was obtained by direct interview and filling the questionnaire. The analytical tools used in this research are Cross tabulation, APC analysis (Average Propensity to Consume) and last used standards of Living Needs (KHL) that set in January 2015 Banyumas Regency. The results of this research indicate the variables age and number of family dependants shown a negative correlation to the net income of street vendors, variables initial capital and work hours shown a positive correlation to the net income of street vendors, whereas education variable shown inverted U curve correlation to the net income of street vendors and years of work experience variable shown U curve correlation to the net income of street vendors. To fullfil the needs of family consumption about 93,2 percent APC value is less than one, it means has enough to fullfil the needs of family consumption. To conform standards of Living Needs (KHL) about 72,7 percent has personal income above the standards of Living Needs (KHL) that set in January 2015 Banyumas Regency. By existence of variables age, education, number of family dependants, initial capital, years of work experience, and work hours toward street vendors net income, street vendors shall to adds work hours in a day, so it will increase the net income especially to street vendors that has productive age and additional capital can add some variation products to make consumen more excited. For street vendors that has APC value more than one, shall to increase work performance and be more concern about daily expenses. For street vendors that has personal income under standards of Living Needs (KHL) could increasing productivity of work or developing entepreneurship to increase the income. So, it it can conforming the personal income. |
| Kata kunci | Pendapatan, Pedagang Kaki Lima, Average Propensity to Consume, Standar Kebutuhan Hidup Layak. |
| Pembimbing 1 | Drs. Sudjarwanto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Diah Setyorini Gunawan, SE, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Neni Widayaningsih, M.M |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2016-08-10 07:42:07.824026 |