| NIM | F1B012005 |
| Namamhs | LUPITA PUTRI INUNDA |
| Judul Artikel | Kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dalam Pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Purwokerto Barat |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dalam Pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Purwokerto Barat”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dalam pengawasan depot air minum isi ulang di Kecamatan Purwokerto Barat, mengingat pelayanan air minum Indonesia merupakan yang terburuk se-ASEAN. Di Kecamatan Purwokerto Barat terdapat depot air minum isi ulang yang tidak mempunyai ijin resmi dari Dinas Kesehatan dengan jumlah terbanyak se-Kabupaten Banyumas. Semakin banyaknya masyarakat yang mulai beralih mengkonsumsi air produksi depot air minum isi ulang menyebabkan kekhawatiran timbulnya penyakit yang disebabkan oleh adanya penyelenggaraan depot air minum isi ulang dengan produksi air yang kualitasnya tidak memenuhi syarat. Untuk itulah dibutuhkan pengawasan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini adalah dengan purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan model analisis interaktif dari Miles, Hubberman, dan Saldana. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan Depot Air Minum yang berada di Kecamatan Purwokerto Barat yang menjadi fokus penelitian. Sasaran dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas sebagai badan yang bertanggung jawab dalam pengawasan depot air minum isi ulang. Berdasarkan hasil analisis penelitian, Kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dalam Pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Purwokerto Barat dapat dikatakan belum cukup optimal. Produktivitas yang ditekankan pada dua sub aspek yaitu efektivitas pengawasan serta cakupan dan frekuensi pengawasan belum cukup optimal. Responsibilitas yang ditekankan pada dua sub aspek yaitu pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pelaporan hasil pengawasan sudah cukup baik meskipun belum cukup optimal. Akuntabilitas yang ditekankan pada dua sub aspek yaitu penurunan tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh depot air minum isi ulang di Kecamatan Purwokerto Barat dan sosialisasi hasil pengawasan kepada masyarakat juga belum cukup optimal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The title of this study is “Work Performance of Public Health Office of Banyumas Regency in Supervision of Refill Drinking Water Depot in Purwokerto Barat”. The aim of this study was to descript work performance of Public Health Office of Banyumas Regency in order of its supervision towards refill drinking water depot in Purwokerto Barat, as drinkable water service in Indonesia is the worst in ASEAN. In Purwokerto Barat there were some refill water depots that don’t have permission from Public Health Office, which was the biggest number in Banyumas Regency. The increasing number of people who consume refill drinking water triggered the anxiety about disease that can be caused by the bad water quality produced by the depots. Therefore, the supervision from Public Health Office of Banyumas Regency is necessary. This study used the descriptive qualitative method. Sampling technique of this study was the purposive sampling. Data collection methods used in this study are the interview, observation, and documentation. Data analysis method for this study was the interactive analysis model of Miles, Hubberman, and Saldana. This study was done in Public Health Office in Banyumas Regency and in refill drinking water depots in Purwokerto Barat as the focus of this study. Targets of this study were the employees of Public Health Office in Banyumas Regency as the responsible institution in supervision of refill drinking water depots. Based on study analysis, the Work Performance of Public Health Office of Banyumas Regency in Supervision of Refill Drinking Water Depot in Purwokerto Barat was not optimal. Productivity, emphasized on two sub-aspects, which were supervision effectiveness and coverage, was not optimal. The Responsibility that was emphasized on two sub- aspects, which were Standards of Operational Procedure (SOP) and reporting of supervision result, was quite good although it was not optimal. Accountability which was emphasized on two sub-aspects, the decreasing number of violations done by refill drinking water depot in Purwokerto Barat and socialization of supervision result to the society was not optimal yet. |
| Kata kunci | Kinerja, Pengawasan, Produktivitas, Responsibilitas, Akuntabilitas |
| Pembimbing 1 | Dra. Rukna Idanati, M.Kes |
| Pembimbing 2 | Dr. Denok Kurniasih, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. H. Bahtaruddin, M.Si |
| Tahun | 2012 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2016-08-09 22:47:37.67766 |
|---|