Artikel Ilmiah : H1D012013 a.n. USWATUN KHASANAH

Kembali Update Delete

NIMH1D012013
NamamhsUSWATUN KHASANAH
Judul ArtikelANALISIS BIAYA KECELAKAAN PADA PENGGUNA KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA DENGAN METODE WILLINGNESS TO PAY (WTP) (STUDI KASUS DI WILAYAH KABUPATEN PURBALINGGA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kabupaten Purbalingga merupakan salah satu wilayah yang memiliki jumlah penduduk mencapai 894.062 jiwa. Dengan banyaknya jumlah penduduk maka pelanggaran lalu lintas yang terjadi pun semakin besar. Berdasarkan data dari Kepolisian Resor Purbalingga (2016) angka kecelakaan lalu lintas terbilang cukup tinggi. Tiap tahunnya terjadi kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban, baik meninggal ataupun luka-luka dan juga mengakibatkan kerugian material. Dengan kondisi tersebut maka dilakukan sebuah penelitian analisis biaya kecelakaan lalu lintas. Diharapkan dengan mengetahui seberapa besar biaya yang timbul akibat kecelakaan, para pengguna jalan dapat berusaha lebih berhati-hati dalam berkendara di jalan.
Penelitian ini menggunakan data sekunder dari instansi kepolisian setempat berupa data kecelakaan dari tahun 2012-2015 yang terjadi di Kapubaten Purbalingga dan data wawancara responden di lapangan. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan program SPSS versi 17.0. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi logistik. Sedangkan perhitungan biaya kecelakaan menggunakan metode Willingness To Pay. Metode ini digunakan untuk mengetahui persentase kemungkinan orang yang mau membayar lebih untuk mengurangi resiko kecelakaan.
Berdasarkan hasil survei dan wawancara 100 responden yang terdiri dari 49 responden laki-laki dan 51 responden perempuan didapatkan data identitas antara lain usia terbanyak berkisar antara 21-25 tahun yaitu 44%, tingkat pendidikan paling banyak lulusan SMA yaitu 54%, tingkat pendapatan paling banyak antara Rp.1.000.000-Rp.3.000.000 yaitu 55% dan pernah kecelakaan 55%. Dari hasil analisa metode willingness to pay model peluang penduduk Purbalingga untuk mengurangi resiko kecelakaan yaitu P =Exp^(-12,54+1,025ln⁡(pendapatan))/1+ Exp^(-12,54+1,025 ln⁡(pendapatan)) . Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa variabel pendapatan penduduk mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keinginan untuk membayar lebih. Atau dengan kata lain semakin tinggi tingkat pendapatan maka semakin besar pula persentase keinginan membayar lebih untuk mengurangi resiko kecelakaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Purbalingga is a regency with 894.062 population. Numbers of population generates high traffic volume that potentially leads to accidents. According to Purbalingga Sub-regional Police Office (2016) data, number of traffic accident in Purbalingga is quite high. The accidents occured in each year cause some victims i.e. death or injured, and material loss. Therefore a traffic accident cost research is needed. This research aims to figure out the cost caused by an accident. Road users are expected to be more carefull in driving in turn.
This research uses secondary data collected from Purbalingga Sub-regional Police Office containing accident data from 2012 – 2015 in Purbalingga. Moreover, this research engages interview data from the respondents. Data is then analysed using SPSS program version 17.0. Statistic method used to test the hypothesis is logistic regression analysis. Meanwhile for the calculation of accident cost uses Willingness To Pay method. This method is taken to find the possible percentage of people who will to pay more in order to decrease accident risk.
According to 100 respondents consists of 49 men and 51 women, data shows that respondents are mostly between 21 to 25 years old (44%), the education level are mostly senior high school graduate (54%), the income level mostly are between Rp. 1.000.000 to Rp. 3.000.000 (55%), and ever got an accident 55%. Based on the result of willingness to pay model analysis, Purbalingga residents have a chance to decrease the risk of accident following P = Exp^(-12,54+1,025ln⁡(pendapatan))/1+ Exp^(-12,54+1,025 ln⁡(pendapatan)). In conclusion, this research shows that the income variable of residents has a positive and significant impact to their willingness to pay. On the other words, the higher level of income that they have will make a higher percentage of willingness to pay to decrease the risk of an accident.
Kata kunciKabupaten purbalingga, kecelakaan lalu lintas, analisa biaya, willingness to pay, analisis regresi logistik
Pembimbing 1Dr. Gito Sugiyanto, S.T.,M.T.
Pembimbing 2Probo Hardini, S.T.,M.T.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2016-08-09 00:25:20.555998
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.