Artikel Ilmiah : D1E012120 a.n. BAYU FAJAR PRIYANTO

Kembali Update Delete

NIMD1E012120
NamamhsBAYU FAJAR PRIYANTO
Judul ArtikelKONSUMSI DAN KECERNAAN ENERGI SAPI SUMBA ONGOLE YANG DIBERI TEPUNG DAUN WARU PADA IMBANGAN JERAMI PADI AMONIASI DAN KONSENTRAT YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi antara taraf tepung daun waru dan imbangan hijuan konsentrat yang berbeda terhadap konsumsi dan kecernaan energi pada sapi Sumba Ongole (SO). Materi penelitian menggunakan 18 ekorsapi Sumba Ongole yang berasal dari Pulau Sumba dengan umur ±2 tahun dan bobot badan rata-rata 218,67± 17,62 (koefisien keragaman= 8,06). Ada dua perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini. Perlakuanyang pertama adalah taraf tepung daun waru,yaitu 0% (W1), 0.24% (W2) dan 0.48% (W3),dari bahan kering (BK) konsentrat. Perlakuan yang kedua adalah imbangan bahan kering (BK) Jerami Padi Amoniasi (JPA): Konsentrat 35:65 (I1) dan 30:70 (I2). Sehingga pada penelitian ini menggunakan pola faktorial 3x2 yang dirancang sesuai dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dengan demikian, ada kombinasi (I1W1, I1W2, I1W3, 12W1, I2W2, I2W3) sebagai perlakuan. Variabel yang diukur adalah konsumsi dan kecernaan energi. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan dengan orthogonal polynomial.

Abtrak (Bhs. Inggris)The research aimed to assess the interaction between the dosages of Hibiscus leaf meal and the different ratios of ammoniated rice straw to concentrates on the energy intake and digestibility on Sumba Ongole Cattle. The materials used in study were 18 Sumba Ongole cattle from Sumba island whose age were ±2 years old and average weight were 218,67± 17,62 (variation: 8.06). There were two treatments in the research. While the first treatment was the dosages of hibiscus leaf meal addition, which were 0% (W0), 0.24% (W2), 0.48% (W3), out of the dry matter concentrate, the second was the ratios of ammoniated rice straw concentrate 35:65 (I1) and 30:70 (I2). This research, therefore, used 3x2 factorial design according to randomized completely design and then the combinations (I1W1, I1W2, I1W3, 12W1, I2W2, I2W3) as the treatments. The measured variables were the energy intake and digestibility. The collected data was analysed by an analysis of variance and followed by orthogonal polynomial test.
Kata kunciKata kunci: tepung daun waru, konsumsi energi, kecernaan energi
Pembimbing 1Dr. agr. sc. Muhammad Bata, M.S.
Pembimbing 2Dr. Ir. Sri Rahayu M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman6
Tgl. Entri2016-08-08 13:34:18.042106
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.