| NIM | D1F014011 |
| Namamhs | AJENG WENINGTYAS PURWITANINGSIH |
| Judul Artikel | PENGGUNAAN DEKOK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) UNTUK TEAT DIPPING SAPI PERAH TERHADAP WAKTU REDUKTASE DAN KEASAMAN SUSU |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dekok daun kersen terhadap waktu reduktase dan keasaman susu. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 10 Februari sampai dengan 27 Februari 2016 di Laboratorium Teknologi Perah Fakultas Peternakan dan Experimental Farm, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Materi penelitian yang digunakan adalah sapi perah 6 ekor, daun kersen, aquadest 10 ml, air 7200 ml, iodine 10%, susu 500 ml, methylene blue 10 ml. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 macam perlakuan, setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali untuk waktu reduktase dan keasaman susu. Perlakuan yang diberikan yaitu R0= kontrol dengan menggunakan iodine, R1= dekok daun kersen 10%, R2= dekok daun kersen 20%, R3= dekok daun kersen 30%. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa teat dipping dekok daun kersen dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 30% memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap waktu reduktase dan keasaman susu. Hasil yang didapat kemudian dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur atau BNJ. Berdasarkan data uji lanjut, dekok daun kersen dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 30% belum mampu memberikan pengaruh yang baik seperti pada iodine 10% sebagai zat antibakteri untuk teat dipping sapi perah. Kesimpulannya adalah bahwa penggunaan daun kersen dengan konsentrasi 10%, 20%, 30% semakin mempercepat waktu reduktase dan meningkatkan keasaman susu. Dengan demikian, penelitian ini menyarankan bahwa untuk keperluan penelitian konsentrasi daun kersen yang digunakan harus lebih dari 30% dan yang digunakan adalah daun kersen tua secara seluruhnya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The purpose of the research was to measure the effect of using local cherry leaf (Muntingia calabura L. ) extract for dairy cow teat dipping on the reductase period and milk acidity. The research materials were six dairy cows, iodine, the extract of Muntingia calabura L., aquadest, water, iodine, milk, and methylene blue. This experimental research was arranged within a CRD with 4 treatments 6 replications and followed with a HSD test. The treatments were R0 (teat dipping with iodine 10%), R1 (teat dipping with the extract of Muntingia calabura L. 10%), R2 (teat dipping with the extract of Muntingia calabura L. 20%), R3 (teat dipping with the extract of Muntingia calabura L. 30%). The data showed that teat dipping with the extract with the concentrations of 10%, 20% , and 30% gave a highly significant effect (P<0.01 ) on the reductase period and milk acidity. The HSD (Honestly Significant Difference) test showed that the extract concentrations of 10%, 20%, and 30% had not been able to give a better effect as a bacterial agent for dairy cow teat dipping. It can be concluded that the use of the leaves with the concentrations of 10%, 20%, 30% shorten the reductase period and increase the acidity of the milk. It is recommended that, for research purposes, the use of cherry leaf concentration for teat dipping has to be more than 30% and consist of the old ones. |
| Kata kunci | antibakteri, waktu reduktase, keasaman |
| Pembimbing 1 | Ir. Triana Yuni Astuti, MP |
| Pembimbing 2 | Dr. Drh. Muh Samsi, MP |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2016-08-05 06:07:00.049353 |
|---|