| NIM | D1E012344 |
| Namamhs | NELIS SURAYA |
| Judul Artikel | PENAMBAHAN TEPUNG DAUN WARU DALAM RANSUM SAPI BALI DENGAN IMBANGAN JERAMI PADI DAN KONSENTRAT YANG BERBEDA TERHADAP KECERNAAN SERAT DAN PROTEIN KASAR |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun waru dalam ransum sapi Bali dengan imbangan jerami padi dan konsentrat yang berbeda terhadap kecernaan serat kasar dan protein kasar secara in vivo. Penelitian ini menggunakan 18 ekor Sapi Bali jantan yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) umur ±2 tahun dengan bobot badan rata-rata 287.56kg±35.82kg (KK:12,46%). Pakan terdiri dari jerami padi dan konsentrat dengan imbangan BK jerami padi dan konsentrat adalah 40%:60% (I1) dan 35%:65% (I2). Pakan disuplementasi tepung daun waru (Hibiscus tiliaceus) masing-masing 0% (w1), 0.24% (w2) dan 0.48% (w3) dari bahan kering (BK) konsentrat, sehingga membentuk pola faktorial 3x2 dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Sebagai kelompok adalah bobot awal sapi 247.33±21.66kg, 292.83±14.81kg, dan 322.50±15.32kg masing-masing untuk kelompok I, II, dan III. Jumlah bahan kering yang diberikan adalah 3% dari bobot hidup dengan pemberian pakan sebanyak lima kali sehari. Variabel yang diukur adalah kecernaan serat kasar dan protein kasar dengan metode koleksi total. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji lanjut Orthogonal Polynomial. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research aimed to determine the effects of adding Hibiscus leaf meal (Hibiscus tiliaceus) in Bali cattle diet with different ratios of rice straw to concentrate on the crude fiber and crude protein digestibilities by in vivo. It used 18 male Bali cattle from East Nusa Tenggara aged about two year old whose initial weight averaged 287.56kg±35.82kg (KK:12.46 %). The feed consisted of of dry matter (DM) of rice straw and concentrate with the ratios of the former to the latter 40%:60% (I1) and 35%:65% (I2). The supplementation of Hibiscus leaf meal were respectively 0% (w1), 0.24% (w2) and 0.48% (w3) out of the DM of the concentrate. It therefore formed a 3x2 factorial design in a randomized block design. The block were the initial weight of each cattle which were 247.33±21.66kg, 292.83±14.81kg and 322.50±15.32kg for group I, II, and III, respectively. The amount of DM was 3% of the live weight fed five times a day. The variables which were the digestibility of crude fiber (CF) and crude protein (CP) were measured by using a total collection method. Data were analyzed by an analysis of variance (ANOVA) and continued with an orthogonal polynomial test. |
| Kata kunci | tepung daun waru, jerami padi, kecernaan, sapi Bali. |
| Pembimbing 1 | Dr. sc. agr. Ir. Muhamad Bata, MS. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Sri Rahayu, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2012 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2016-08-04 23:34:00.759863 |
|---|