Artikel Ilmiah : H1D012010 a.n. FEBRIANY PUJI ASTUTI

Kembali Update Delete

NIMH1D012010
NamamhsFEBRIANY PUJI ASTUTI
Judul ArtikelANALISIS PENGARUH VARIASI JARAK PEMASANGAN HORIZONTAL
PADA PEMODELAN SOIL NAILING TERHADAP BEBAN CABUT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis. Ada banyak sistem perkuatan lereng yang biasa digunakan untuk mencegah longsor salah satunya adalah dengan menggunakan soil nailing.
Soil nail adalah jenis perkuatan lereng dengan memasang batangan-batangan baja kedalam tanah (Lazarte , 2003). Perkuatan yang diberikan diperoleh dari kekuatan tegangan baja dan gesekan antara permukaan batangan baja dengan tanah disekelilingnya yang akan memberikan gaya perlawanan tambahan bagi lereng (Fauzi, 2012). Pada pelaksanaannya, terdapat beberapa kegagalan internal yang terjadi pada struktur soil nailing, salah satunya adalah nail-soil pullout failure yaitu kegagalan disepanjang permukaan tanah grouting terhadap tanah karena ikatan antara grouting terhadap tanah kurang berfungsi, kegagalan ini juga biasa disebut dengan kegagalan cabut nail. Jarak pemasangan horizontal merupakan salah satu variabel yang berpengaruh terhadap kegagalan beban cabut nail.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak horizontal terhadap beban cabut yang mengakibatkan kegagalan cabut nail yang dilakukan dengan membuat pemodelan fisik dengan skala laboratorium 1:10. Kotak uji dengan ukuran 60 x 30 x 40 digunakan sebagai pemodelan fisik lereng berisi tanah yang dipadatkan. Kotak uji dibuat 4 buah dengan masing-masing variasi pemasangan jarak horizontal nail 10 cm, 15 cm, 20 cm, dan 25 cm. Uji cabut nail dilakukan dengan mengaitkan ujung nail dengan alat bridge crane, lalu diberi beban secara bertahap sampai nail tercabut dari kotak uji.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa beban cabut dengan jarak horizontal 10 cm menghasilkan beban terkecil yaitu 31,215 kg , dan beban cabut maksimum diperoleh pada jarak horizontal 25 cm dengan nilai 66,575 kg. Dan berdasarkan nilai efisiensi pemasangan nail, jarak 10 cm juga mempunyai nilai efisiensi yang paling kecil yaitu 0,9923 dan meningkat sampai jarak 25 cm yaitu 0,994. Hal ini membuktikan bahwa jarak pemasangan mempunyai pengaruh terhadap beban cabut nail.
Abtrak (Bhs. Inggris)Landslide or often called movements of the ground is an event geology which occurs because the movement of the mass of rock or soil with various types of and types of. There are many system reinforcement of soil that commonly used to prevent landslide one of them is by using soil nailing.
Soil nailing is the type of soil reinforcement by installing steel bars into the land (Lazarte, 2003). Reinforcement that given obtained from the stress strength of the steel and the friction between the surface of the steel bars with the soil around it that will give additional resistance force for slope (Fauzi, 2012). In the implementation, there is some failure internal happened on the structure of soil nailing, one of them is nail-soil pullout failure along the surface of the ground grouting to the ground because a bond between the grouting to the groundless serves, the failure also of an ordinary called in failure pullout nail. The nail space of horizontal installation is one of the variables that influence the pullout load of nail.
The purpose of this research is to know the influence of the nail space of horizontal variations against nail pullout load by making physical modeling with 1:10 scale. Box test with size 60 x 30 x 40 used as modeling physical slope contains land compact. Box test made 4 pieces with each variation the installation of the nail space of horizontal nail 10 cm , 15 cm , 20 cm , and 25 cm. The nail pullout test is done with tie the nail tip with the rope that tied with bridge crane in the other side, and then given load gradually until the nail drawn from the test box.
Based on the research result obtained that the pullout load to the nail space of horizontal 10 cm produce burden smallest of 31,215 kg and pullout load maximum obtained at a distance horizontal 25 cm with the 66,575 kg. And based on the efficiency of the installation nail , a distance of 10 cm also has the efficiency of the smallest of 0,9923 and increased to distance 25 cm of 0,994. This proved that distance the installation of having the effect on pullout load.
Kata kuncilongsor, soil nailing, beban cabut, jarak horizontal
Pembimbing 1Sumiyanto, S.T., M.T.
Pembimbing 2Arwan Apriyono, S.T., M.Eng.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2016-08-03 06:45:38.154521
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.