| NIM | D1E012341 |
| Namamhs | SITI NURMAYA |
| Judul Artikel | KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PAKAN SAPI BALI YANG DISUPLEMENTASI DENGAN TEPUNG DAUN WARU |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun waru (Hibiscus tiliaceus) dalam ransum sapi Bali terhadap kecernaan bahan kering (KBK) dan bahan organik (KBO) secara in vivo. Penelitian menggunakan 18 ekor sapi bali jantan berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) umur 2 tahun dengan bobot badan awal rata-rata 287,56+35,82kg (KK:12,46%). Penelitian ini menggunakan pola faktorial 3x2 yang dirancang sesuai dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah level tepung daun waru yaitu 0% (W1), 0.24% (W2), dan 0.48% (W3). Faktor kedua adalah imbangan jerami padi dan konsentrat yaitu 40:60 (I1) dan 35:65 (I2). Dengan demikian, pola faktorial 3x2 menghasilkan kombinasi I1W1, I1W2, I1W3, I2W1, I2W2, dan I2W3 sebagai perlakuan. Sebagai kelompok perlakuan adalah bobot badan awal yaitu 247.33±21.66kg, 293.5±15.64kg, dan 321.83±15.99kg masing-masing untuk kelompok I, II, dan III. Peubah yang diukur adalah KBK dan KBO. Data dianalisis menggunakan analisis variansi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research aimed to determine the effect of supplementing Hibiscus leaf meal (Hibiscus tiliaceus) in bali cattle rations on the digestibility of dry matter (DMD) and organic matter (OMD) by in vivo. It used 18 male bali cattle from East Nusa Tenggara aged year old whose average initial body weight were 287.56kg±35.82kg (KK: 12.46%). This research used a 3x2 factorial design which was arranged in a Randomized Block Design (RBD). While the first factor was the levels of hibiscus leaf meal consisting of 0% (W1), 0.24% (W2), and 0.48% (W3), the second factor was the ratios of DM of straw to concentrate which were 40:60 (I1) and 35:65 (I2). Therefore, this 3x2 factorial experiment formed the combination I1W1, I1W2, I1W3, I2W1, I2W2, and I2W3 as the treatments. The block was the initial body weight which were 247.33±21.66kg, 292.83±14.81kg and 322.50±15.32kg for group I, II, and III, respectively. The measured variabel were DMD and OMD. The data which was analysed by an analysis of variance. |
| Kata kunci | Tepung daun waru, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, jerami, sapi bali. |
| Pembimbing 1 | Ir.Suparwi,M.S |
| Pembimbing 2 | Dr.sc.agr.Ir.Muhamad Bata, MS |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2016-08-02 20:12:18.800524 |
|---|