| NIM | H1D012033 |
| Namamhs | PRASETYO INDRA SASMITO |
| Judul Artikel | PERILAKU SAMBUNGAN MUR-BAUT PADA KOLOM BETON PRACETAK SEGMENTAL DENGAN TULANGAN BAMBU PADA MUTU BETON K-225 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dalam struktur bangunan, kolom menempati posisi penting di dalam sistem struktur bangunan. Kegagalan kolom akan berakibat langsung pada runtuhnya komponen struktur lain yang berhubungan dengannya. Kolom beton pracetak dengan tulangan bambu merupakan suatu alternatif untuk mempermudah dan menghemat pelaksanaan konstruksi. Dalam sistem pracetak, perencanaan sambungan harus direncanakan dengan baik agar kegagalan tidak terjadi pada sambungan. Untuk mengatasi hal itu, pada penelitian ini digunakan sambungan mur-baut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kapasitas kolom pracetak segmental bertulangan bambu dengan variasi jumlah sambungan mur-baut dibandingkan dengan kolom monolit dan mengetahui pola keruntuhan yang terjadi. Langkah dalam penelitian ini dimulai dengan pembuatan kolom pracetak segmental dengan tulangan bambu terlebih dahulu, kemudian disambungkan dan di-grouting. Parameter pengujian yang dilakukan meliputi kuat lentur, kuat tekan, dan pola runtuh. Penelitian dilakukan terhadap 18 benda uji dengan dimensi 150 mm x 150 mm x 600 mm, dimana enam buah benda uji diantaranya adalah kolom kontrol (KK), enam buah kolom segmental dengan empat sambungan (KS4), dan enam buah kolom segmental dengan delapan sambungan (KS8). Pengujian tekan dilakukan dengan memberikan beban merata terhadap penampang kolom, sedangkan pengujian lentur dilakukan dengan metode Three point bending. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata kekuatan tekan dan lentur kolom kontrol KK sebesar 265,23 kN dan 29,33 kN. Sedangkan rasio rata-rata pengujian tekan dan lentur kolom segmental dengan sambungan terhadap kolom kontrol tanpa sambungan berturut-turut untuk KS4 dan KS8 sebesar 0,98 dan 0,81; serta 0,99 dan 0,94. Pola keretakan yang terjadi pada pengujian tekan diawali dengan keretakan pada bagian atas kolom kemudian menuju bagian bawah kolom. Pada pengujian lentur kolom pola keruntuhan untuk benda uji KK seluruhnya pada kondisi keruntuhan lentur sedangkan pada kolom KS4 dan KS8 pada kondisi keruntuhan geser. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In the building structures, column occupy the pivotal position in the structure buliding system. Failures of column will cause direct impacts on the collapsing of the other structural components related to it. Pre-cast column concrete with bamboo reinforced is an easy and economical alternative on the construction project. In this pre-cast system, the connection have to be designed well so that the failure doesn’t occur at the connection. To overcome the problem, this research used bolt-nut connection. The purpose of this research is to find out the capacity of segmental pre-cast column with bamboo reinforced using different number variations of connection bolt-nut compared with conventional column and to find out the collapse pattern occur. The step on this research begin with making column in segmental with bamboo reinforced first, then connected and grouted. The testing Criteria conducted include flexible capacity, compressive strength, and type of collapse. The research was conducted on the 18 sample, 150 mm x 150 mm x 600 mm, the six of them are control column (KK), six segmental column with four connection (KS4), and six segmental column with eight connection (KS8).Compressive strength testing conducted with giving the uniform load on the column cross section while the flexible capacity testing use three point bending method. The results of testing showed the average of compressive strength and flexible capacity on control column KK are 265,23 kN and 29,33 kN .While the average ratio on the compressive strength and flexible capacity testing of segmental column with connection to column control without connection for KS4 and KS8 are 0,98 and 0,81; then 0.99 and 0,94. The Crack pattern occured on compressive strength started by crack on the top of a column then toward to the bottom of column. On flexible capacity testing column the failure pattern for KK sample entirely collapse on the flexible condition while in columns KS4 and KS8 the failure pattern are shear condition. |
| Kata kunci | Kolom pracetak, Tulangan bambu, Kuat lentur, Kuat tekan Sambungan mur-baut, Pola keruntuhan |
| Pembimbing 1 | Nanang Gunawan W., S.T., M.T. |
| Pembimbing 2 | Gathot Hery Sudibyo, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2016-07-31 03:17:18.189563 |
|---|