Artikel Ilmiah : F1I012013 a.n. V. YUDHA PRASETYA UTAMA
| NIM | F1I012013 |
|---|---|
| Namamhs | V. YUDHA PRASETYA UTAMA |
| Judul Artikel | Dampak Kebijakan Fixed Exchange Rate China Terhadap Perekonomian Amerika Serikat Tahun 2010 - 2015 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian berjudul ‘Dampak Kebijakan Fixed Exchange Rate China Terhadap Perekonomian Amerika Serikat Tahun 2010 – 2015’ ini menganalisis pengaruh yang timbul dari adanya kebijakan fixed exchange rate yang diterapkan oleh China, dimana hal ini berpengaruh bagi kondisi perekonomian Amerika Serikat sebagai negara mitra dagang strategis China pada tahun 2010 sampai 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan dampak dari adanya kebijakan fixed exchange rate atau intervensi nilai mata uang China terhadap hubungan ekonomi politik China dan Amerika Serikat serta untuk dapat mengetahui pengaruh dari penerapan kebijakan moneter China terhadap kondisi perekonomian Amerika Serikat. Dalam menganalisis hal tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder atau telaah pustaka (desk research) dan teknik analisis data dilakukan dengan mengoperasionalisasikan teori ke dalam permasalahan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini, dapat diketahui bahwa, kebijakan fixed exchange rate China menyebabkan terjadinya defisit perdagangan Amerika Serikat terhadap China dalam jumlah yang besar. Hal ini disebabkan, karena mata uang China (Yuan) yang undervalued membuat produk domestik Amerika Serikat tidak mampu bersaing dengan produk domestik dari China, akibatnya total volume impor Amerika Serikat dari China lebih besar dibandingkan total volume ekspor Amerika Serikat ke China. Disamping itu, defisit perdagangan Amerika Serikat terhadap China dalam jumlah yang besar ini bersifat multi player effect bagi perekonomian Amerika Serikat, dimana hal ini juga berdampak negatif bagi konsumen dan produsen di Amerika Serikat, debitor Amerika Serikat, dan kondisi lapangan pekerjaan di Amerika Serikat. China mulai menerapkan fixed exchange rate sebagai kebijakan moneternya pada tahun 1994. Hal ini dilakukan sebagai upaya China untuk meningkatkan jumlah produksi atas produk domestiknya dalam rangka untuk meningkatkan ekspor, mengingat China adalah negara yang menggantungkan perekonomiannya pada sektor ekspornya. Selama beberapa dekade, penerapan kebijakan fixed exchange rate ini memberikan surplus perdagangan yang besar bagi China secara terus – menerus, sehingga cadangan devisa China juga ikut meningkat. Namun, peningkatan perekonomian China yang disebabkan oleh kebijakan fixed exchange rate ini, justru menyebabkan ketidakseimbangan perdagangan yang berakibat pada terciptanya ketidakseimbangan global (global imbalances), khususnya bagi negara – negara mitra dagang strategis China, seperti Amerika Serikat. Permasalahan inilah yang akan diteliti dan dianalisis secara lebih lanjut dalam penelitian ini. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research entitled 'The Impact of China’s Fixed Exchange Rate Policy on the Economy of United States on 2010 - 2015' was analyzing the effect which arising from the fixed exchange rate that applied by China, which affecting the condition of the US economy as the strategic trading partners of China in 2010 until 2015. The purpose of this research is to analyze and explain the impact of the fixed exchange rate or intervention value of the Chinese currency against the economic and political relations of China and the United States. In analyzing these case, the research method used was qualitative research method with secondary data collection techniques or literature review (desk research) and data analysis techniques performed by operationalize theory to the problems of this research. The results of this research, it can be seen that, China's fixed exchange rate policy caused US trade deficit against China in large numbers. It happened, because the Chinese currency (Yuan) which undervalued made the domestic products of US can’t compete with the domestic products of China, as the result is the total volume of US imports from China is bigger than the total volume of US exports to China. In addition, the US trade deficit against China in large numbers also have a negative impact for consumers and producers in United States, the debtor in United States, and the conditions of employment in the United States. China began to implement fixed exchange rate as monetary policy started from 1994. This was done as an attempt by China to increase the quantity of domestic production of the products in order to increase exports, considering China is a country economically dependent on its export sector. For decades, the implementation of fixed exchange rate provides a large trade surplus for China continuously - constantly, so the foreign exchange reserves of China also increased. However, the increase in China's economy caused by the fixed exchange rate policy is, in fact lead to trade imbalances that result in the creation of global imbalance, especially for strategic trading partners of China, like the United States. This problem is what will be studied and analyzed further in this research. |
| Kata kunci | Fixed Exchange Rate, Perekonomian Amerika Serikat, Global Imbalances |
| Pembimbing 1 | Renny Miryanti, S.IP., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Muhammad Yamin, S.IP., M.Si. |
| Pembimbing 3 | Sri Wijayanti, S.IP., M.Si. |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2016-07-28 12:07:45.809591 |