Artikel Ilmiah : B1J012127 a.n. IKA SYIAMI FITRI

Kembali Update Delete

NIMB1J012127
NamamhsIKA SYIAMI FITRI
Judul ArtikelUJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK ETIL ASETAT AKTINOMISETES ISOLAT K-2C DAN K-4B
Abstrak (Bhs. Indonesia)Aktinomisetes merupakan kelompok bakteri yang bersifat Gram positif, saprofit, dan tumbuh perlahan-lahan menyerupai jamur berfilamen. Aktinomisetes mempunyai kemampuan sebagai penghasil antibiotik. Pemanfaatan mikroorganisme sebagai agen penghasil antibiotik, khususnya aktinomisetes mulai dikembangkan sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan antibiotik. Oleh karena itu eksplorasi isolat aktinomisetes potensial terus menerus dilakukan untuk mendapatkan jenis baru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara waktu inkubasi dan senyawa antibakteri yang dihasilkan oleh isolat K-2C dan K-4B dalam menghambat bakteri patogen E. coli dan S. aureus.Mengetahui konsentrasi optimum senyawa antibakteri dari ekstrak etil asetat isolat K-2C dan K-4B terhadap bakteri patogen E. coli dan S. aureus dengan diameter zona hambat. Mengetahui nilai Rf senyawa antibakteri yang dihasilkan isolat K-2C dan K-4B. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan perlakuan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial). Variabel yang diamati terdiri atas variabel bebas dan variabel tergantung. Variabel bebas dari penelitian ini adalah jenis isolat bakteri dan waktu inkubasi; serta jenis ekstrak etil asetat dan konsentrasi ekstrak etil asetat sedangkan variabel tergantungnya adalah kemampuan isolat aktinomisetes dalam menghasilkan zat antibakteri. Parameter pendukung terdiri atas bobot miselium, nilai Rf dari TLC. Parameter yang utama adalah diameter zona hambat senyawa antibakteri terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Data hasil pengukuran aktivitas antimikroba ekstraseluler diukur dengan metode one way analysis of variance (ANOVA) menggunakan SPSS versi 16.0 Windows software. Hasil uji ANOVA yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian ini menunjukan waktu inkubasi optimum pada isolat K-2C adalah 28 hari dan K-4B adalah 21 hari.. Konsentrasi ekstrak etil asetat tertinggi yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan S. aureus adalah 10.000 ppm. Nilai Rf senyawa antibakteri yang dihasilkan oleh isolat K-2C yaitu 0,625 sedangkan K-4B yaitu 0,675.
Abtrak (Bhs. Inggris)Actynomicetes are a group of gram-positive bacteria which categorized as saprofit and they resemble as filament fungi. Most of actynomicetes well known as antibiotic procedur. The usage of antibiotic based on microorganism has been developing along with the increasing needs of antibiotic. There for, exploration of potential actynomicetes was continuing to produce the new species. This research was aimed to determine the correlation between incubation time and product of antibacterial compound by K-2C and K-4B isolat within inhibits pathogen bacteria of E. coli and S. aureus; determine optimum concentration of antibacterial compound from the isolat of K-2C and K-4B ethyl acetate extract toward pathogen bacteria E. coli and S. aureus with inhibition zone diameter; determine Rf value of bacteria compound which is produced by K-2C and K-4B isolat. The method of this research is using experimental method with treatment which arrange based on complete random factorial design. The independent variables in this research are bacteria isolat type and incubation time, ethyl acetate extract type and ethyl acetate extract concentration. The dependent variables are actinomycetes isolat ability to produce antibacterial substance. The supporting parameter consist of mycelium weight and Rf value of TLC. The main parameter is inhibitor zone diameter of antibacterial compound toward E.coli and S. aureus. The result of extracellular antimicrobe activity measurement is be measured by one way analysis of variance (ANOVA) method which is using SPSS version 16.0 Windows software. The difference of ANOVA result continued with BNT 5% test. The result in this research showed that incubation time has been optimum in 28 days with K-2C isolat and 21 days with K-4B isolat. the growth of E. coli and S. aureus could be inhibit in 10.000 ppm as the highest ethyl acetate extract concentration. The Rf value of antibacterial compound which produced by K-2C isolat is 0,625, while is 0,675.

Kata kunciaktinomisetes, antibakteri, zona hambat.
Pembimbing 1Dra. Dini Ryandini, M.Si.
Pembimbing 2Ari Asnani, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman46
Tgl. Entri2016-07-21 14:15:19.208946
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.