Artikel Ilmiah : B1J012057 a.n. SITI NUR LAELA MURSYIDAH

Kembali Update Delete

NIMB1J012057
NamamhsSITI NUR LAELA MURSYIDAH
Judul ArtikelKONSUMSI OKSIGEN DAN KADAR HEMOGLOBIN IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy Lac) DENGAN PERBEDAAN LEVEL SUPLEMENTASI Spirulina platensis
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan gurami (Osphronemus gouramy) merupakan jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi, akan tetapi laju pertumbuhannya lambat maka dari itu perlu diberikan pakan bergizi tinggi seperti Spirulina platenis yang memiliki kandungan protein tinggi dan fikosianin. Pengukuran laju metabolisme pada ikan dapat dilakukan dengan mengukur konsumsi oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi oksigen dan kadar Hb ikan gurami setelah diberi pakan dengan suplementasi Spirulina platensis dan mengatahui level terbaik dalam meningkatkan konsumsi oksigen dan kadar hemoglobin. Penelitian ini dilakukan di Stasiun percobaan Program Studi D-III PSDP Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 (P1: kontrol, P2: suplementasi 2g/kg pakan, P3: 4g/kg pakan dan P4: 6g/kg pakan) perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 12 unit percobaan. Variabel bebas adalah level suplementasi S. platensis dan variabel terikat adalah konsumsi oksigen dan kadar hemoglobin. Parameter yang diamati adalah konsumsi oksigen dan kadar hemoglobin ikan gurami (O. gouramy). Pengukuran konsumsi oksigen dan kadar hemoglobin ikan gurami dilakukan setiap 4 minggu selama 2 bulan. Konsumsi oksigen diukur setiap jam berturut-turut hingga jam ke-3 setelah diberi pemberian pakan dan 24 jam setelah pemberian pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat kesalahan 5%, hasil yang berbeda nyata, dilanjutkan dengan uji BNT pada tingkat kesalahan 5%.
Hasil penelitian menunjukkan konsumsi oksigen signifikan pada perlakuan 4g/kg pakan pada pengukuran jam ke-3. Konsumsi oksigen hari ke-28 berkisar antara 0,13 - 0,253 mg/g/jam pada jam ke-1, 0,12 -0,2 mg/g/jam pada jam ke-2 dan 0,07 -0.33 mg/g/jam pada jam ke-3 setelah pemberian pakan, pada hari ke-56 konsumsi oksigen berkisar antara 0,067 -0,21 mg/g/jam pada jam-ke1, 0,15 -0,195 mg/g/jam pada jam ke-2 dan 0,097 -0,21 mg/g/jam pada jam ke-3 setelah pemberian pakan. Konsumsi oksigen 24 jam setelah makan tidak berbeda secara signifikan. Hasil rata-rata pengukuran konsumsi oksigen 24 jam setelah diberi pakan pada hari ke-28 0.093 mg/g/jam ada perlakuan kontrol, 0.099 mg/g/jam pada perlakuan P2, 0.103 mg/g/jam pada perlakuan 4 g/kg pakan dan 0.100 mg/g/jam pada perlakuan 6 g/kg pakan. Hasil pengukuran konsumsi oksigen pada hari ke-56 adalah 0.117 mg/g/jam pada perlakuan kontrol, 0,083 pada perlakuan 2 g/kg pakan, 0,113 mg/g/jam pada perlakuan 4 g/kg pakan dan 0,101 mg/g/jam pada perlakuan 6 g/kg pakan. Pengukuran kadar Hb memberikan hasil yang signifikan pada perlakuan P3 menunjukkan nilai tertinggi (7,6 g/dl). Perbedaan level suplementasi Spirulina platensis dapat meningkatkan hemoglobin ikan gurami akan tetapi tidak dapat meningkatkan konsumsi oksigen.
Abtrak (Bhs. Inggris)Osphronemus gouramy has a high economic value but has slow growth rate, therefore it is necessary for high nutritional food to enhance the metabolic processes for better growth. Spirulina platenis has a high protein content and phycocyanin were able to increase hemoglobin that used for metabolic processes. This study aimed to determine the oxygen consumption and hemoglobin of carp after supplementation fed with S.platensis and know the best level to increasing them. The research conducted in experimental stations D-III Faculty of Biology, University of Jenderal Sudirman using completely randomized design with 4 treatments and 3 replicates. Parameters measured were oxygen consumption and hemoglobin, measurement every 4 weeks for 2 months. Data were analyzed using ANOVA at an error rate of 5%. The results obtained are giving Supplementation S.platensis only significant effect on the consumption of oxygen for the treatment of 2g/kg of food on measurements hour to 3 hours after feeding with an average value of 0.207 mg / g / h. oxygen consumption in day-28 showed result 0,13 - 0,253 mg/g/hour on first hour, 0,12 -0,2 mg/g/hour on second hour, 0,07 -0.33 mg/g/hour on third hour, in day-56 showed result 0,067 -0,21 mg/g/hour on first hour, 0,15 -0,195 mg/g/hour on second hour and 0,097 -0,21 mg/g/hour on third hour. 24 oxygen consumption after a meal also did not differ significantly, In day-28 showed average result for control 0.093 mg/g/hour, 0.099 mg/g/hour on traetment 2 g/kg of food, 0.103 mg/g/hour on treatment 4 g/kg food dan 0.100 mg/g/hour on treatment 6 g/kg of food, in day-56 showed result 0.117 mg/g/hour on control, 0,083 mg/g/hour on traetment 2 g/kg of food, 0,113 mg/g/hour on treatment 4 g/kg of food dan 0,101 mg/g/hour on treatment 6 g/kg of food. measurement of hemoglobin concentration to yield significant results in the treatment of P3 showed the highest value (7.6 g / dl). S. platensis supplementation increasing hemoglobin of Carp but not increasing oxygen consumption.
Kata kunciOsphronemus gouramy, Spirulina platensis, oxygen consumption, haemoglobin
Pembimbing 1Dr. Dra. Sorta Basar Ida Simanjuntak, M.Si
Pembimbing 2Eko Setio Wibowo, S.Si, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2016-07-20 23:14:45.08791
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.