Artikel Ilmiah : B1J012073 a.n. LIYA MAR'ATUSSOLIKHAH

Kembali Update Delete

NIMB1J012073
NamamhsLIYA MAR'ATUSSOLIKHAH
Judul ArtikelDIFERENSIAL LEUKOSIT IKAN NILEM (Osteochilus vittatus, VALENCIENNES 1842) YANG DIPUASAKAN DENGAN INTERVAL WAKTU BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui diferensial leukosit ikan nilem pada interval pemuasaan pakan yang disuplementasi S. platensis dan mengetahui interval pemuasaan terbaik pada ikan nilem yang diberi pakan suplementasi S. platensis yang dapat meningkatkan diferensial leukosit. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dicobakan selama 8 minggu, P0: tanpa perlakuan puasa, P1: puasa 1 hari diikuti pemberian pakan 6 hari, P2: puasa 2 hari diikuti pemberian pakan 5 hari, P3: puasa 3 hari diikuti pemberian pakan 4 hari, P4: puasa 1 hari diikuti pemberian pakan 2 dan 3 hari dalam seminggu dipuasakan 2 kali. Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Setiap perlakuan menggunakan 3 akuarium sebanyak 30 L air dilengkapi dengan aerasi, setaip akuarium berisi 6 ekor ikan. Pengambilan data dilakukan 4 kali dengan interval 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata tertinggi pada neutrofil (7,75+0,500%) dan monosit (2,085+0,381%) pada perlakuan P4, eosinofil (4,415+1,066%) pada perlakuan P0, dan persentase limfosit tertinggi (89,085+1,619%) pada perlakuan P1. Perlakuan P4 merupakan interval waktu yang terbaik, karena dapat menstimulasi sel-sel imun sehingga jumlahnya meningkat dan lebih tinggi dibandingkan jumlah normalnya dalam darah ikan nilem.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aimed of this study was to know the leukocyte differential of hard-lipped barb fish (Osteochilus vittatus) at appropriate interval of feed starvation that supplemented S. platensis and the appropriate intervals of starvation on the fish that supplemented S. platensis which can improve leukocyte differential. The treatments included: (P0) feed daily as control; (P1) 1 day starvation followed by 6 days refeeding; (P2) 2 days starvation followed by f5 days refeeding; (P3) 3 days starvation followed by 4 days refeeding; (P4) 1 day starvation followed by 2 and 3 days refeeding in week. Each treatment was assigned to 3 aqua containing 100 L of water equipped with recirculatory system, 6 fish were allocated into each aquarium. The data of leukocyte differential (neutrophils, lymphocytes, monocytes and eosinophils) was done 4 times at intervals of 2 weeks. The results showed that the highest percentage of neutrophils (8.33%), monocytes (2.33%), and eosinophils (4,67%) at treatment of P4, and the highest percentage of lymphocytes (89.67%) at treatment of P1. The treatment of P4 resulted better to stimulate immune cell, which had been seen from higher than the normal amount in the blood of fish hard-lipped barb.
Kata kuncihard-lipped barb, differential leukocyte, starvation, Spirulina platensis
Pembimbing 1Dr.Dra. Sorta Basar Ida Simanjuntak, M.Si
Pembimbing 2Drs. Priyo Susatyo, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2016-07-20 11:59:06.824127
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.