Artikel Ilmiah : B1J010119 a.n. CHAIRUNNISA MARPADILA
| NIM | B1J010119 |
|---|---|
| Namamhs | CHAIRUNNISA MARPADILA |
| Judul Artikel | KEANEKARAGAMAN DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI BAHAN KECANTIKAN DI KERATON SURAKARTA HADININGRAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perawatan kecantikan tradisional merupakan salah satu manifestasi kebudayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian dari budaya Indonesia, kosmetik adalah penyusunan bahan yang digunakan untuk mendukung kecantikan wanita. Berdasarkan pemanfaatannya kosmetik terbagi menjadi dua yaitu pemanfaatan kosmetika tradisional dan kosmetika semi-tradisional. Kosmetika tradisonal adalah kosmetika yang terdiri dari bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional. Kosmetika semi-tradisional adalah kosmetika tradisional yang pengolahannya dilakukan secara modern dengan mencampurkan zat-zat kimia sintetik ke sediaannya. Keraton Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu keraton yang masih kental menggunakan produk kecantikan yang terbuat dari resep ramuan tradisional yang digunakan oleh para kerabat terutama putri-putri Keraton. Resep ramuan telah digunakan sejak dulu secara turun temurun. Bahan herbal yang digunakan sebagai bahan kecantikan memiliki sifat alami dan terbukti selama ratusan tahun mampu menjaga kecantikan para selir dan putri keraton di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan kecantikan dan mengetahui bagian tumbuhan apa saja yang dimanfaatkan, cara memanfaatkan, dan cara pengolahan tumbuhan sebagai bahan kecantikan di Keraton Surakarta Hadiningrat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei dengan teknik wawancara terstruktur menggunakan kuisioner dan wawancara semi-struktural, kemudian dianalisis secara deskriptif. Adapun penentuan narasumber (informan kunci) ditentukan oleh Pengageng Sasana Wilapa Kanjeng Gusti Winarno K yaitu Kanjeng Gusti Poeger, Juru kunci, Abdi dalem, dan Putri-putri Keraton. Analisis data berupa data keanekaragaman tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan kecantikan yang diperoleh di Keraton Surakarta Hadiningrat, dicatat nama daerah dan nama ilmiahnya, kemudian dianalisis secara deskriptif seperti bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, cara pemanfaatan dan cara pengolahan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh ada 28 spesies, dari 25 genus, dan 19 familia tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan kecantikan di Keraton Surakarta Hadiningrat dan masyarakat sekitarnya. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu bagian buah, bunga, rimpang, biji, daun, kulit kayu dan umbi. Cara pemanfaatan secara umum dilakukan dengan dua cara yaitu perawatan dari luar dan perawatan dari dalam. Pengolahan tumbuhan dilakukan dengan berbagai cara yaitu ditumbuk, direndam, dikeringkan terlebih dahulu, disangrai, dan bisa langsung digunakan. Kata kunci: |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Traditional beauty treatments is one of the manifestations of culture inherited from generation to generation and become a part of Indonesian culture, is a cosmetic preparation of the materials used to support a woman's beauty. Based on the utilization of cosmetics is divided into two, namely the use of traditional cosmetics and cosmetics semi-traditional. Traditional cosmetics are cosmetics that consists of ingredients derived from nature and processed traditionally. Cosmetics semi-traditional is traditional cosmetics that modern processing is done by mixing synthetic chemicals into preparations. Keraton Surakarta Sultanate is one of the palace is still thick using beauty products made from traditional ingredients recipe used by relatives, especially the daughters of the palace. Recipe herb has been used since the first generations. Herbal ingredients that are used as a material nature and beauty has proven over hundreds of years is able to maintain the beauty of the palace concubines and daughters in Central Java. This study aims to determine the types of plants used as raw beauty and to know what parts of the plant are used, how to use, and how the processing plant as a beauty ingredient in Surakarta Sultanate. The method used in this research is survey method with a structured interview using a questionnaire and semi-structural interview, then analyzed descriptively as part of the plant used, how to use and way of processing. Analysis of the data in the form of plant diversity of data that can be used as a beauty ingredient obtained in Surakarta Sultanate, note the name of the region and its scientific name, and then analyzed descriptively as part of the plant used, utilization and processing methods. Based on the research that has been done in Kraton Surakarta Sultanate and the community around the palace shows there are 28 species, 25 genera and 19 families of plants are used as raw beauty in Surakarta Sultanate and the surrounding community. Plant parts used are part of the fruit, flowers, rhizomes, seeds, leaves, bark and bulbs. Utilization is done in two ways: from outside the treatment and care of the inside. Processing plants done in various ways, namely ground, soaked, dried first, roasted, and can be directly used. |
| Kata kunci | Kosmetik, tradisional, Keraton Surakarta Hadiningrat, metode survei. |
| Pembimbing 1 | Dra. Hexa Apriliana Hidayah, M.S. |
| Pembimbing 2 | Dra. Titi Chasanah, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 71 |
| Tgl. Entri | 2016-07-17 19:27:10.20477 |