Artikel Ilmiah : F1A012064 a.n. JAMILAH

Kembali Update Delete

NIMF1A012064
NamamhsJAMILAH
Judul ArtikelANALISIS JARINGAN KERJA DALAM PENGELOLAAN USAHA INDUSTRI KREATIF FASHION KAUS DI BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Industri Kreatif fashion kaus di Banyumas, berkembang dengan baik. Setidaknya diketahui terdapat 13 pelaku usaha. Kesemuanya tersebut memiliki rentan usia usaha yang berbeda, yakni kisaran 3 sampai 20an tahun. Omsetnyapun beragam, yakni berkisar antara jutaan hingga ratusan juta dalam hitungan perbulan. Produk dari mereka, beberapa diantaranya sudah meluas hingga ke luar daerah Banyumas. Berkembangnya usaha tersebut, erat kaitannya dengan jaringan kerja yang dimiliki oleh para pelaku usaha. Melihat pentingnya jaringan kerja tersebut, maka analisis mengenai bentuk jaringan kerja perlu dilakukan, dengan tujuan untuk mengetahui bentuk jaringan kerja serta upaya yang dilakukan dalam memperluasnya.
Berdasarkan hasil wawancara mendalam dan observasi di lapangan, ditemukan bahwa setiap pelaku usaha memiliki caranya masing-masing dalam mengelola usahanya. Pada proses kreasi, bentuk jaringan kerja yang ditemukan adalah dengan mengadakan kompetisi desain, mempekerjakan desainer, serta bergabung dengan komunitas tertentu sebagai wadah untuk mengeksplor ide kreasi. Dalam jaringan produksi, beberapa pelaku usaha sudah memiliki rumah produksi sendiri, tetapi ada pula yang menjalin kerjasama dengan penjahit sebagai mitra kerja pembantu. Pada proses distribusi, hampir semua pelaku usaha memiliki outlet sendiri. Selain lewat outlet, mereka juga menitipkan komoditinya di tempat lain seperti toko pusat oleh-oleh, sedangkan dalam jaringan komersialisasi, yakni melalui pemanfataan media sosial serta proses dari mulut ke mulut. Adapun jejaring diantara sesama pelaku usaha tidak banyak ditemukan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The creative fashion shirt industries in Banyumas evolve rapidly. At least, there are 13 entrepreneurs. All of them have run their business ranged from 3 and 20 years. The incomes are also diverse, starts from billion and nearly million rupiah per month. Their products are spread around Banyumas. Their business run due to the network they built for years. Based on the importance of business network, the analysis about the form of business network needs to be in order to know the form of the business network and what should be done to expand. Based on the deep interviews and observations, it found that each of the business owner has their own ways to manage their business. In creating process, the form of the business network done by design competition, engage the designer, and join a community as a forum to explore the ideas of creation. In production network, some of the businessmen have their own production house even though some of them build a network with other dress-makers as additional helper. In distribution process, almost all of them have outlets. Besides, they enstrusted their commodity in other places, such as souvenir centers, while on the commercial networks, they use social media as the process word of mouth. As the networking amongst businessmen, we couldn’t find any networks among them.
Kata kunciAnalisis, Jaringan Kerja, Industri Kreatif, Fashion Kaus.
Pembimbing 1Hariyadi, Ph. D.
Pembimbing 2Drs. Dalhar Shodiq, M.Si.
Pembimbing 3Drs. Hendri Restuadhi, M. Si., MA (Soc)
Tahun2016
Jumlah Halaman175
Tgl. Entri2016-06-29 12:40:16.99069
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.