Artikel Ilmiah : C1A012025 a.n. HENDRA SETIAWAN
| NIM | C1A012025 |
|---|---|
| Namamhs | HENDRA SETIAWAN |
| Judul Artikel | ANALISIS PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI KUBIS DI DESA SAGARAHIANG KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | RINGKASAN Penelitian ini berjudul ’’Analisis Penggunaan Faktor Produksi Pada Usahatani Kubis di Desa Sagarahiang Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan’’. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi kubis di Desa Sagarahiang Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan., 2) Untuk mengetahui tingkat efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi yang digunakan pada produksi kubis di Desa Sagarahiang Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan, 3) Untuk mengetahui tingkat efisiensi ekonomi usahatani kubis di DesaSagarahiang Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan.. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 44 petani kubis di Desa Sagarahiang dengan metode stratified random sampling (acak berstrata). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis fungsi produksi Cobb-Douglas, analisis efisiensi alokatif, dan analisis efisiensi ekonomi dengan analisi R/C ratio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) penggunaan faktor produksi berupa luas lahan (X1) tenaga kerja (X2), bibit (X3), pupuk (X4), dan pestisida (X5) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi kubis dan nilai Fhitung sebesar 16,303. Dengan α= 0,05, secara parsial faktor produksi bibit berpengaruh signifikan terhadap produksi kubis, tetapi faktor produksi luas lahan, tenaga kerja, pupuk dan pestisida tidak berpengaruh nyata terhadap produksi kubis. Hubungan penggunaan faktor-faktor produksi dengan produksi kubis dinyatakan dalam model fungsi produksi Cobb-Douglas, sebagai berikut: Y = 2,197 X10,177X2-0,149X30,722X40,148X5-0,016 Efisiensi penggunaan faktor produksi menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi bibit dan luas lahan belum efisien dan variabel tenaga kerja, pupuk dan pestisida tidak efisien. Hasil analisis efisiensi ekonomi menunjukkan bahwa usahatani kubis di Desa Sagarahiang sudah efisien secara ekonomi dengan nilai R/C ratio sebesar 3,5/ha. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Secara parsial variabel luas lahan, tenaga kerja, pupuk dan variabel pestisida tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi kubis di Desa Sagarahiang. Oleh karena itu, Dinas Pertanian perlu mengadakan pendidikan non formal seperti pelatihan kepada para petani tentang tata cara bertani kubis yang benar agar dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja. Kemudian para petani juga harus lebih memperhatikan takaran atau dosis dalam menggunakan pestisida. Sedangkan penggunaan variabel pupuk tidak efisien, hal ini berarti bahwa pupuk yang digunakan petani kubis di Desa Sagarahiang terlalu banyak. Supaya efisien, seharusnya para petani mengurangi penggunaan pupuk sesuai dengan jumlah pupuk yang dianjurkan yaitu 1.100 kg sampai dengan 2.150 kg/hektar. 2) Penggunaan variabel luas lahan dan bibit pada usahatani kubis belum efisien, hal ini berarti bahwa bibit yang digunakan petani kubis di Desa Sagarahiang terlalu sedikit. Oleh karena itu agar efisien, seyogyanya para petani menambah jumlah bibit yang digunakan sesuai dengan jumlah yang dianjurkanpemerintah yaitu 60 kg/hektar. 3) Secara ekonomi usahatani kubis di Desa Sagarahiang sudah efisien. Tetapi padaumumnya para petani kubis hanya mengandalkan modal sendiri yang masih terbatas. Oleh karena itu, agar para petani dapat terus meningkatkan usahataninya sebaiknya pemerintah setempat dapat membuat kebijakan yang mendukung seperti pinjaman modal dengan bunga rendah maupun bantuan sarana produksi berupa pengadaan subsidi bibit, pupuk, maupun pestisida. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | SUMMARY The title of this research is “Analysis of Usage Factor Production In Cabbage Farm in the village of Sagarahiang, Darma Subdistrict, Kuningan Regency”. The purpose of this research are. 1). To determine the influence of factors of production to the production of cabbage in the village of Sagarahiang Darma subdistrict Kuningan Regency. 2). To determine the level of efficiency usage of production factors that used in the production of cabbage in the village of Sagarahiang Darma Subdistrict Kuningan Regency. 3) To determine the level of economic efficiency of cabbage farm in the village of Sagarahiang Darma Subdistrict Kuningan Regency. The method of research is survey and usage primary data by interview and questionnaries. The number of sample is 44 respondents in Sagarahiang Village and sample method used Stratified Random Sampling. Data analysis technique used function of production Cobb-Douglas, analysis of alocative efficiency, and analysis of economic efficiency by R/C ratio. The result of this research indicate that: 1) the usage of factors production is Land area (X1), Labour (X2), seeds (X3), Manure (X4), and Pesticides (X5) by together have an significante effect on cabbages production and the number of F test is 16,303. With alpha 0,05, based on partial factor production of seeds have influence significante on cabbages production, but the factor of production of Land area, labour, manure and pesticides have not influence significant on cabbages production. The correlation of use factors of production with production of cabbagess is showed in the Cobb-Douglas produce function model : Y = 2,197 X10,177X2-0,149X30,722X40,148X5-0,016 Efficiency in use of factor production seeds and land area is not yet efficient and manure, labour and pesticides is not efficient. But, The result of economic efficiency showed that cabbage’s farmer in Sagarahiang Village is already efficient is economic with number or R/C ratio is 3,5. Implications of this research is: 1) labour and pesticides have not influence significant on cabbage production in Sagarahiang Village. So, Department of Agriculture need to make non formal educated like train for labour about manners farm is true so that can to step on kuality of labour. Then farmer must be to attentiondoses in use to psticides. 2) The use of seeds variable in cabbage farmer is not yet efficient, is meaning that use seeds of cabbage farmer in Sagarahiang Village is more little. So that efficient, farmers must be plusseeds according to government recommend 60 kg/ha. Exactly the use of meanure is not efficient, is meaning that use meanure of cabbage farmer in Sagarahiang Village is more much. So that efficient, farmers must to less meanure acording to government recommend 1.100 kg/ha to 2.150 kg/ha. 3) Economy cabbage farm in Sagarahiang Village is efficient. But in generaly cabbage’s farmer only use private capital that limited. Because of that, in order to farmers can to increase of cabbage farmthe government can make policy that support like capital liabillity with less interest or helped by production tools like subsidy seeds, meanure, orpesticides. |
| Kata kunci | Factor productions, analysis of usage factor production, analysis factor production, cabbage farm, farms. |
| Pembimbing 1 | Drs. Indi Sutopo, MM |
| Pembimbing 2 | Dr. Arintoko, S.E, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. Rakhmat Priyono, ME |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2016-06-15 21:22:00.729609 |