Artikel Ilmiah : G1H011011 a.n. AFIFAH CAHYA KARTIKA

Kembali Update Delete

NIMG1H011011
NamamhsAFIFAH CAHYA KARTIKA
Judul ArtikelHUBUNGAN PEMBERIAN ASI DAN STATUS INFEKSI DENGAN STATUS GIZI BAYI 0-6 BULAM DI WILAYAH PUSKESMAS II PURWOKERTO UTARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ASI eksklusif adalah makanan yang paling sehat untuk bayi 0-6 bulan karena kandungan zat gizi dan zat aktif lainnya. Pemberian ASI meningkatkan kesehatan, melindungi dari penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI dan status infeksi dengan status gizi bayi 0-6 bulan yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas II Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas, menggunakan desain cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dipenuhi 44 responden. Analisis data dilakukan dengan dua tahap: analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil uji menunjukkan sebanyak (45,45%) diberi ASI eksklusif, (38,64%) bayi diberi ASI predominan dan (15,91%) bayi diberi ASI parsial. (59,09%) bayi tidak mempunyai penyakit infeksi dan bayi yang mempunyai penyakit infeksi sebesar (40,91%). Status gizi bayi kategori gizi baik 41 bayi (93,18%), 1 bayi dengan gizi lebih (2,27%), dan bayi kategori gizi kurang sebanyak 2 bayi (4,55%). Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara ASI eksklusif dengan status gizi bayi (p=1,000), tidak ada hubungan antara status infeksi dengan status gizi bayi (p=0,558). Ibu selalu memperhatikan gizinya untuk memperlancar pengeluaran ASI. menambah pengetahuan dan informasi melalui membaca buku-buku dan majalah mengenai ASI eksklusif. Memperhatikan asupan gizi agar ibu selalu sehat dan ASI yang diproduksi lancar dan banyak. Rutin melatih keterampilan dan mengaplikasikan keterampilannya mengenai teknik-teknik pemberian ASI eksklusif dalam kehidupan sehari-hari selama menyusui.



Abtrak (Bhs. Inggris)Breastfeeding is the most health food for infants because of its contents and other active substances. Breastfeeding could increase health status and protects from disease. This study aimed to find out the relation of breastfeeding and infection status with the nutritional status of infants 0-6 months that was held in Puskesmas II Purwokerto Utara Banyumas district, cross sectional design stratified random sampling was used as sampling method with the total sample of 44 respondents. Data analysis using the 2 stages: univariate analysis and chi square test for bivariate analysis. The test results showed as much (45,45%) are given exclusive breastfeeding, (38,64%) infants are given predominant breastfeeding and (15,91%) infants are given partial breastfeeding. (59,09%) infants have not the infection disease and (40,91%) infants have infection disease. There are 41 infants with good nutritional status (93,18%), 1 infant with over nutrition status (2,27%) and 2 infants with mal nutrition status (4,55%). The result analysis showed no relation between exclusive breastfeeding and nutritional status of infants (p=1,000) and no relation between infection status with nutritional status of infants (p=0,558). Mother always attention to nutrition to facilitate breastfeeding expenditure. increase knowledge and information through reading books and magazines about exclusive breastfeeding. Noting that maternal nutritional intake is always healthy and the milk produced smoothly and more. Routine practice skills and apply their skills on techniques of exclusive breastfeeding in everyday life during breastfeeding.



Kata kunciASI, Status Infeksi, Status Gizi.
Pembimbing 1Dyah Umiyarni P,S.KM.,M.Si
Pembimbing 2Erna Kusuma Wati,S.KM.,M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2016-05-08 22:31:15.476938
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.