Artikel Ilmiah : G1F012002 a.n. KURNIA OKTA VALENSI

Kembali Update Delete

NIMG1F012002
NamamhsKURNIA OKTA VALENSI
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SWAMEDIKASI NYERI CEDERA ATLET PEKAN OLAHRAGA PELAJAR DAERAH (POPDA) TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS DI WILAYAH PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia) Atlet berpotensi mengalami cedera ketika bertanding atau pada saat latihan. Swamedikasi dapat dilakukan untuk mengatasi keluhan penyakit ringan, salah satu diantaranya adalah nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku swamedikasi nyeri cedera pada atlet POPDA tingkat SMA di wilayah Purwokerto.
Penelitian ini menggunakan rancangan studi crossectional serta deskriptif korelatif yang menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 134. Kuesioner yang digunakan adalah pengetahuan, perilaku, paparan promosi, dan keberadaan apotek. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariate menggunakan chi square dan dilanjutkan dengan analisis koefisien kontingensi (CC) untuk melihat kekuatan hubungan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71.6% responden memiliki pengetahuan yang tinggi, 87.3% responden terpapar oleh promosi baik dari orang ataupun media massa, 76.9% responden menggunakan apotek sebagai sarana swamedikasi, dan 66.4% responden berperilaku baik dalam melakukan swamedikasi nyeri cedera. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku swamedikasi nyeri cedera atlet adalah pengetahuan (r=0.181) dan paparan promosi (r=0.200). faktor keberadaan apotek tidak berhubungan dengan perilaku swamedikasi nyeri cedera atlet
Abtrak (Bhs. Inggris) Athletes potentially injured while playing or during exercise. Self medication can be done to deal with complaints of minor ailments, one of which was pain. This study aimed to determine the factors that influence self medication behaviour during injury pain at high school level POPDA athletes in Purwokerto.
This was a cross sectional study with descriptive correlative design. One hundred and thirty-four respondents were collected using total sampling technique. Data collected using knowledge, behaviour, exposure to promotion and the presence of pharmacy questionairre. The data was analyzed using univariate analysis and chi square, then analyzed the strength of correlation with CC.
The result showed that 71.6% of respondents have high knowledge, 87.3% of respondents of people or mass media, 76.9% of respondents were doing self medication in pharmacies and 66.4 % of respondents have good attitude in doing self medication during injury pain. Factors related to self medication behaviour of athletes during injury pain were knowledge (r=0.181) and promotional exposure (r=0.200). Pharmacies factors are not related to self medication behaviour of athletes during injury pain.
Kata kunciswamedikasi nyeri cedera olahraga, atlet POPDA, pengetahuan, perilaku, paparan promosi, keberadaan apotek
Pembimbing 1Hanif Nasiatul Baroroh, M.Sc., Apt
Pembimbing 2Indra Jati Kusuma, S.Pd., M.Or
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2016-05-03 09:34:54.822567
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.