Artikel Ilmiah : A1L008045 a.n. DELIANA JAMALIAH

Kembali Update Delete

NIMA1L008045
NamamhsDELIANA JAMALIAH
Judul ArtikelAPLIKASI MIKORIZA DAN PENGURANGAN DOSIS ANJURAN PUPUK UREA, SP-36 DAN KCl TERHADAP BEBERAPA SIFAT FISIK ULTISOL DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kebutuhan tomat di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan. Perkembangan produksi tomat terkendala oleh semakin sempitnya lahan pertanian. Tanah ultisol mempunyai sebaran yang sangat luas, meliputi hampir 25% dari total daratan Indonesia namun sifat-sifat tanah ultisol dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus dan dengan dosis yang tinggi berdampak negatif baik terhadap tanah, tanaman dan lingkungan. Menunjang kebutuhan itu, salah satu alternatifnya adalah pemanfaatan lahan marginal berupa ordo ultisol dengan aplikasi mikoriza dapat diterapkan untuk perluasan lahan pertanian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh mikoriza serta pengurangan dosis anjuran pupuk urea, SP-36, KCl terhadap beberapa sifat fisik Ultisol dan produksi tanaman tomat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) diulang tiga kali. Perlakuan terdiri atas dua faktor yaitu genus mikoriza (Glomus, Gigaspora dan campuran Glomus dan Gigaspora) dan pengurangan dosis pupuk N-P-K (0%, 25% dan 50%). Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan penggunaan mikoriza dan pengurangan dosis pupuk urea SP-36 dan KCl berpengaruh nyata terhadap nilai berat jenis isi (BJI), berat jenis partikel (BJP), porositas, batas lekat (BL), indeks plastisitas (IP) dan jangka olah (JO). Pupuk hayati yang mengandung campuran mikoriza genus Glomus+Gigaspora dengan pengurangan 50% dari dosis anjuran mampu lebih baik meningkatkan produksi buah tomat sebesar 837,33 gram/tanaman.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tomato necessity in Indonesia has increased each year. Development of tomato production is constrained by limited agricurtural land. Ultisols occupied almost 25% of total Indonesian land surface but were also specific properties of Ultisols that restrict plant growth. The use of inorganic fertilzer continuously and with high doses of negative impacts on soil, plants and the environment. Utilization of marginal land ultisol type added with mycorrhiza can be applied to broaden agricultural land. Purposes of this research are to observe influence mycorrhiza, and to reduce urea, SP-36, and KCl dosages toward ultisol type and it’s effects to tomato production. Research using Randomized Block Design (RBD) is repeated three times. Treatment consists of two factors: the genus mycorrhiza (Glomus, Gigaspora and mixture of Glomus and Gigaspora) and a reduction in the dose of N-P-K (0%, 25 % and 50%). Results showed the combined treatment and use of mycorrhiza and urea dose reduction SP-36 and KCl significantly affects value of dry bulk density (BJI), particle density (BJP), porosity, adhesion limit, plasticity index and JO. Biological fertilizer containing a mixture of mycorrhizal genus Glomus +Gigaspora with reduction of 50% is recommended to increase the production of tomatoe 837,33 gram /plant.
Kata kunciTomat, Ultisol, mikoriza, pupuk kimia
Pembimbing 1Ir. Begananda. M.S
Pembimbing 2Prita sari Dewi, S.P., M.Sc., Ph. D
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2016-04-29 07:55:21.117013
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.