| NIM | A1L012159 |
| Namamhs | EMANUEL FAJAR NUGROHO |
| Judul Artikel | Pengaruh Aplikasi Selenium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Lima Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Menggunakan Media Arang Sekam |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Bawang merah mempunyai arti penting bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh aplikasi selenium terhadap pertumbuhan dan hasil lima varietas bawang merah, 2) mengetahui perbedaan antar varietas pada karakter pertumbuhan dan hasil bawang merah dan 3) mengetahui varietas bawang merah yang memberikan respon paling baik terhadap aplikasi selenium pada media arang sekam. Penelitian dilaksanakan di screen house dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada bulan Nopember 2015 sampai dengan Januari 2016. Rancangan percobaan yang digunakan berpola faktorial dengan bentuk Rancangan Acak Kelompok. Faktor percobaan pertama berupa konsentrasi selenium yang terdiri dari Se 0 ppm dan Se 20 ppm. Faktor percobaan kedua adalah lima varietas bawang merah yang terdiri dari Kramat 1, Pikatan, Bima Curut, Mentes dan Pancasona. Total kombisasi perlakuan 10 kombinasi dan diulang 3 kali. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, diameter daun, panjang akar, volume akar, bobot tanaman basah, bobot tajuk basah, bobot akar basah, bobot tanaman kering, bobot tajuk kering, bobot akar kering, jumlah umbi, diameter umbi, bobot umbi basah, dan bobot umbi kering. Data dianalisis menggunakan uji F, jika berbeda nyata maka dilanjutkan dengan menggunakan Uji Jarak Ganda Duncan dan Uji Beda Nyata Terkecil pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Peningkatan konsentrasi selenium berakibat pada penurunan pertumbuhan dan hasil bawang merah pada variabel tinggi tanaman, diameter daun, bobot tanaman basah, bobot tajuk basah, bobot tanaman kering, bobot tajuk kering, bobot akar kering, bobot umbi basah dan bobot umbi kering. 2) Kelima varietas yang diuji memiliki perbedaan pada karakter tinggi tanaman dan tinggi tanaman Bima Curut berbeda dengan varietas lain. 3) Varietas Bima Curut mengalami penurunan pertumbuhan dan hasil pada peningkatan konsentrasi selenium, sedangkan varietas Kramat 1, Pikatan, Mentes dan Pancasona tidak dipengaruhi oleh penambahan selenium 20 ppm di media arang sekam. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Shallots have significance for society. The purpose of this study is to 1) determine the effect of selenium application on growth and yield five varieties of shallot, 2) to know the difference between varieties on character growth and yield of shallot and 3) to know shallot varieties that respond best to the application of selenium in charcoal husk. This study conducted in screen house and the Laboratory of Plant Breeding and Biotechnology, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto in November 2015 to January 2016. The experimental design used factorial pattern with randomized block design. The first factor is the concentration of selenium (Se), which consists of Se 0 ppm and Se 20 ppm. The second factor is varieties of shallot consisting of Kramat 1, Pikatan, Bima Curut, Mentes and Pancasona. Total combined treatment of 10 combinations and repeated 3 times. Variables of this study include the observations of plant height, number of tillers, number of leaf, diameter of leaf, root length, root volume, plant wet weight, canopy wet weight, root wet weight, plant dry weight, canopy dry weight, root dry weight, number of bulb, diameter of bulb, bulb wet weight and bulb dry weight. Data were analyzed using F test, if the test was significantly different then continued using Duncan's multiple range test and Least Significant Different at the level of 5% error. The results showed that 1) Increased in concentration of selenium result in shallot growth and yield decrease on variables plant height, diameter of leaf, plant wet weight, canopy wet weight, plant dry weight, canopy dry weight, root dry weight, bulb wet weight, bulb dry weight, 2) Five tested varieties show differences in plant height and Bima Curut have different plant heigh among other variety, 3) Bima Curut growth and yield have decreased at selenium concentration enhancement, while Kramat 1, Pikatan, Mentes and Pancasona didn’t effected at 20 ppm in charcoal husk. |
| Kata kunci | bawang merah, selenium, varietas. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Noor Farid, M.Si |
| Pembimbing 2 | Ir. Agus Sarjito, M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2016-04-29 05:23:41.028253 |
|---|