Artikel Ilmiah : A1H012076 a.n. NURLAILLI SUKMA ISTIQOMAH

Kembali Update Delete

NIMA1H012076
NamamhsNURLAILLI SUKMA ISTIQOMAH
Judul ArtikelAnalisis Potensi Biogas dari Limbah Cair Tapioka menggunakan Starter Biodekstran (Studi Kasus pada Pabrik Aci 55 Kabupaten Purbalingga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Limbah cair tapioka adalah salah satu hasil samping dari pengolahan singkong menjadi tepung tapioka dan dapat dimanfaatkan untuk biogas. Pada penelitian ini, limbah cair tapioka menggunakan starter biodekstran dengan persentase 0,5%; 1% dan 1,5% yang difermentasi anaerob selama 35 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi gas metan yang dihasilkan dari penambahan starter biodekstran pada limbah cair tapioka dan pengaruh konsentrasi starter biodekstran terhadap parameter uji seperti suhu, pH, BOD, COD, produktivitas gas, kandungan gas metan, Total Solid serta Volatile Solid. Variabel yang diamati ialah rasio C/N, suhu lingkungan, RH, suhu digester, pH, BOD, COD, produktivitas gas, kandungan gas metan, Total Solid serta Volatile Solid. Hasil yang didapat kemudian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Jika berpengaruh, maka dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil uji DMRT menunjukkan bahwa penambahan starter biodekstran berpengaruh pada suhu digester. Penambahan 0,5% biodekstran merupakan perlakuan optimum dengan rata-rata suhu digester 30,21 oC serta pH 6,83 yang menghasilkan biogas 0,95 ml.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tapioca liquid waste is one of the byproduct from processing of cassava into tapioca flour and can be used for biogas. In this research, tapioca liquid waste using a biodekstran starter with percentage 0,5%; 1% and 1,5%, anaerobically fermented for 35 days. The research is aimed to know the potential of methane gas resulting from the addition of biodekstran starter on tapioca liquid waste and the biodekstran starter effect of concentration against test parameters such as temperature, pH, BOD, COD, gas productivity, methane gas content, total solid and volatile solid. The results are then analyzed using analysis of variance. If the effect is significant then continued with Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at the level of 5%. The DMRT results showed that addition of biodekstran starter effect on the digester temperature. The addition of 0,5% biodekstran is the optimum treatments with the average temperature digester 30,21 oC and pH 6,83 which produces biogas 0,95 ml.
Kata kuncibiodekstran, biogas, limbah cair, metan, tapioka
Pembimbing 1Dr. Ir. Wiludjeng Trisasiwi, M.P
Pembimbing 2Abdul Mukhlis Ritonga, S.TP., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2016-04-28 16:39:23.929843
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.