Artikel Ilmiah : A1C111001 a.n. MAKHI LUTFIANA

Kembali Update Delete

NIMA1C111001
NamamhsMAKHI LUTFIANA
Judul ArtikelAnalisis Biaya, Pendapatan, dan Nilai Tambah Usahatani Kopra di Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) besarnya biaya dan pendapatan usahatani kopra di Kecamatan Somagede, 2) rasio penerimaan dan biaya yang dikeluarkan dalam usahatani kopra di Kecamatan Somagede, 3) analisis volume produksi dan penerimaan pada tingkat Break Even Point periode produksi April sampai dengan Mei 2015 pada usahatani kopra di Kecamatan Somagede, 4) analisis pengaruh perubahan harga jual kopra dan bahan baku terhadap pendapatan usahatani kopra di Kecamatan Somagede, 5) besarnya nilai tambah dari usahatani kopra di Kecamatan Somagede.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas pada bulan April 2015 sampai dengan Mei 2015. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan, analisis Revenue Cost Ratio (R/C), analisis Break Even Point (BEP), analisis sensitivitas dan analisis nilai tambah.
Hasil penelitian menunjukkan usahatani kopra di Kecamatan Somagede merupakan kegiatan usahatani yang dilakukan secara turun temurun dan masih menggunakan peralatan tradisional. Kopra langsung dijual ke pengepul setempat dan pabrik minyak kelapa yang datang langsung ke tempat produksi.Analisis biaya, penerimaan dan pendapatan per periode bulan April 2015 menunjukkan bahwa rata-rata total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp12.442.317,00, penerimaan yang diterima sebesar Rp19.747.932,00 dan pendapatan bersih yang diterima sebesar Rp 7.305.615,00. Produksi kopra yang dihasilkan oleh petani di Kecamatan Somagede dengan rata-rata tenaga kerja 5,43 HOK adalah 2.408,30 kg. Usahatani kopra layak dikembangkan karena nilai R/C Sebesar 1,59. BEP produksi sebesar 103,30 kg dengan penerimaan sebesar Rp693.111,00. Analisis sensitivitas pada perubahan tingkat biaya dan penerimaan menunjukkan bahwa perubahan pendapatan relatif stabil. Nilai tambah setelah diolah menjadi kopra sebesar Rp525,63.

Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
This study aims to understanding : 1) the amount of costs and income from copra farming in Somagede, 2) the ratio of revenues and expenses incurred from copra farming in Somagede, 3) analysis on production volumes and revenues at the Break Even Point level on April to Mei 2015 production period to the copra farming in Somagede, 4) analysis of the effect of changes in the price of copra and raw materials to the income of copra farming in Somagede, 5) the amount of the additional value from farming copra in Somagede.
This study was implemented in the Somagede district of Banyumas in April 2015 to May 2015. The data analysis was the analysis of costs and revenues, the analysis of Revenue Cost Ratio (R / C), the analysis Break Even Point (BEP), sensitivity analysis and additional value analysis.
The results showed that the Somagede copra farming is farming activities that carried out for generations and are still using traditional equipment. Copra directly sold to local collectors and oil mills who come directly to the production site. Analysis of costs, revenues and earnings per period from April 2015 shows that the average cost of Rp12.442.317,00, revenue of Rp19.747.932,00 and net income of Rp7.305.614,00. Production of copra produced by farmers in Somagede with an average of 5,43 HOK labors was 2.408,30 kg. Copra farming should be developed for the R / C amounted to 1,63. BEP production amounted to 103,30 kg with revenue of Rp693.111,00. Sensitivity analysis on changes in the level of costs and revenues shows that the changes of incomes are relatively stable. additional value when processed into copra is Rp525,63.
Kata kuncibiaya, pendapatan, nilai tambah, kopra, usahatani, costs, revenue, additional value, copra farming.
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Anny Hartati, S.U.
Pembimbing 2Dr. Ir. Djeimy Kusnaman, M.Sc. Agr.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman99
Tgl. Entri2016-04-28 09:36:01.460685
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.