Artikel Ilmiah : F1A009026 a.n. NADIA OCTAVIANI
| NIM | F1A009026 |
|---|---|
| Namamhs | NADIA OCTAVIANI |
| Judul Artikel | Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Mengenai HIV/AIDS di Kampung Sri Rahayu Kecamatan Purwokerto Selatan |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas tahun 2014 yang menunjukkan bahwa penularan tertingggi HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas terjadi pada ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan mencari tahu pengetahuan ibu rumah tangga mengenai HIV/AIDS, cara penularannya, dan gejala apa saja yang muncul saat seseorang terinfeksi HIV/AIDS. Penelitian ini juga mencari tahu pendapat ibu rumah tangga mengenai tingginya penularan HIV/AIDS di kalangan ibu rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu rumah tangga di Kampung Sri Rahayu telah mengetahui definisi dari HIV/AIDS, cara penularan, serta gejala yang muncul saat seseorang terinfeksi HIV. Informan menjelaskan bahwa HIV/AIDS adalah penyakit yang menular, berbahaya, dan dapat menyebabkan kematian. Cara penularannya dapat melalui hubungan seks, transfusi darah, dan penggunaan jarum suntik bersama-sama. Gejala yang timbul saat seseorang terinfeksi HIV adalah munculnya bitnik-bintik merah pada bagian tubuh tertentu, demam tinggi, penyakit kulit, TBC. Jika seseorang tidak mendapat pengobatan yang benar, maka kondisi tubuh lama-kelamaan akan menurun, dan dapat berakibat pada kematian. Informan menjelaskan penularan pada ibu rumah tangga terjadi karena tertular suami yang suka jajan (berhubungan seks) dengan wanita lain. Suami yang bekerja di luar kota ataupun yang tidak setiap hari pulang ke rumah dapat menjadi faktor adanya perilaku suami berhubungan seks dengan wanita lain untuk memenuhi nafsu. Jenis pekerjaan suami yang biasanya suka jajan atau memakai jasa PSK menurut informan adalah sopir, pegawai, dan pedagang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is motivated by data from Banyumas District Health Office in 2014 which showed that the highest transmission of HIV/AIDS in Banyumas occurs to housewives. This research has a purpose to find out housewives’s knowledge about HIV/AIDS, how it is transmitted, and symptoms that appear when a person is infected by HIV/AIDS. This research also to find out housewives’s opinion about the high transmission of HIV/AIDS among housewives. The result of research showed that housewives in Kampung Sri Rahayu already know the definition of HIV/AIDS, modes of transmission, as well as the symptoms that appear when a person is infected by HIV. Informant explained that HIV/AIDS is a disease that infectious, dangerous, and can cause death. The transmission occurs through sexual contact, blood transfusions, and sharing a hypodermic needle together. Symptoms that arise when a person infected by HIV is the appearance of red spots on a particular body part, high fever, skin diseases, and TBC. If someone does not get the right treatment, the condition of the body will decline, and may result the death. The main reason transmission of HIV to housewives is from husband whom likes to jajan (having sex) with another woman. Husband whom works out of town or whom cannot back home every day could be a factor in the behavior of husband having sex with another woman to satisfy their appetite. The type of work which usually like to having sex or use the service of a prostitute is driver, employe, and seller. |
| Kata kunci | Ibu Rumah Tangga, HIV/AIDS, Kampung Sri Rahayu |
| Pembimbing 1 | Dr. Tyas Retno Wulan, M. Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M. Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Sotyania. W, M. Kes |
| Tahun | 2009 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2016-04-27 21:56:33.972829 |