| NIM | H1C009064 |
| Namamhs | KHAERUL FATTA |
| Judul Artikel | Analisis Perancangan Sistem Pengendali Ketinggian Air pada Steam Drum Boiler Berbasis PID |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Utilities adalah bagian unit dalam sebuah pabrik yang bertanggung jawab atas pembangkitan uap bertekanan, listrik, dan air. Umumnya sebuah utilities memiliki sebuah ketel uap (steam drum boiler) untuk menghasilkan uap ke turbin pembangkit ketiganya. Dengan menggunakan masukan air umpan ketel uap, dibangkitkan uap bertekanan yang digunakan untuk memutar turbin untuk berbagai macam keperluan. Uap bertekanan tinggi digunakan untuk turbin pembangkit listrik, uap bertekanan menengah digunakan untuk turbin pembangkit udara bertekanan melalui pemampat, sedangkan residu uap bertekanan rendah digunakan untuk membangkitkan uap melalui pemanas dan digunakan kembali pada proses desalinasi air laut untuk mengurangi kadar garam yang bersifat korosif. Untuk menjamin berjalannya proses pembangkitan tersebut, maka perlu diadakan studi analisis permodelan pengaturan pada ketel uap berbasis PID. Salah satu variabel yang diatur pada ketel uap adalah ketinggian air ketel uap dengan dua variabel pengendali, ketinggian dan aliran ketel uap yang disusun dalam bentuk sistem kendali bertingkat. Pengaturan ketinggian ketel uap menjamin agar tidak menimbulkan panas berlebih ketika ketinggian air di bawah set point dan kelembaban berlebih ketika ketinggian air di atas set point. Pada penelitian ini digunakan permodelan kendali PID bertingkat dengan parameter masukan air umpan ketel uap, kalang dalam atau sekunder aliran, kalang luar atau primer ketinggian, dan keluarannya adalah ketinggian. Penelitian ini menggunakan parameter pengaturan nilai PID berbasis metode nilai batas atas dan bawah coba dan koreksi (trial and error) serta metode Ziegler-Nichols. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode nilai batas bawah coba dan koreksi memiliki kestabilan paling baik karena salah satu kalang yang menemui set point, mengalami kenaikan lebih lambat (nilai akhir 877,715) dibanding pada metode Ziegler-Nichols (nilai akhir 1,245k), dan tidak jatuh di bawah nilai 0 pada metode nilai batas bawah coba dan koreksi (nilai akhir -151,156k) setelah sistem berjalan selama 1 jam. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Utilities is part in a factory that is responsible for the generation of pressurized steam, electricity, and water. Generally, Utilities has a steam drum boiler to produce steam to turbines that generate those of three. Using boiler feed water, generated pressure steam is used to turn turbines for various purposes. High pressure steam turbine is used to power generation, medium-pressure steam turbine is used to pressurized air generation through the compressor, while the residual low-pressure steam is used to generate steam through heater and reused in sea water desalination process to reduce salinity that is corrosive. To ensure the generation processes work, it is necessary to study PID based boiler control modeling analysis. One variable that controlled, is steam drum boiler water level with two control variables, level and flow steam drum boiler in cascaded control system. Water level steam drum boiler control has purpose to ensure boiler won’t overheating when the water level below the set point and excess moisture when the water level above the set point. This study uses cascaded PID control system model with boiler feed water as input, flow as inner or secondary loop, level as outer or primary loop and also as output. This study uses minimum and maximum value trial and error method and Ziegler-Nichols method. The summary of this study shows that minimum value trial and error method has the best stability compared the other two methods because of one of its loop, flow, meets set point, slower increasing (final value 877,715) compared to Ziegler-Nichols’ method (final value 1,245k), and is not dropped under 0 point at maximum value trial and error method (final value (-151,156k) after system an hour ran . |
| Kata kunci | sistem kendali bertingkat, PID, steam drum boiler, ketinggian air, trial and error, Ziegler-Nichols |
| Pembimbing 1 | Priswanto, S. T., M. T. |
| Pembimbing 2 | Farida Asriani, S. Si., M. T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 116 |
| Tgl. Entri | 2016-04-27 18:40:34.066261 |
|---|