Artikel Ilmiah : F1G010025 a.n. PUTRI ANJAR WAHYUNI
| NIM | F1G010025 |
|---|---|
| Namamhs | PUTRI ANJAR WAHYUNI |
| Judul Artikel | Interpretasi Makna Mantra dalam Ebeg Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | RINGKASAN Skripsi ini berjudul “Interpretasi Makna Mantra dalam Ebeg Banyumas”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis heuristik dan hermeunetik dalam mantra ebeg Banyumas. Penelitian ini diharapkan mampu dijadikan sambungan dalam perkembangan ilmu pengetahuan tentang kesenian tradisional, khususnya ebeg Banyumas dan dapat dijadikan sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Fokus penelitian ini ialah pada interpretasi makna mantra dalam kesenian tradisional ebeg Banyumas yang digunakan di beberapa paguyuban ebeg di wilayah Banyumas yakni di Kecamatan Kembaran, Kecamatan Purwokerto Selatan dan Kecamatan Cilongok. Teknik penggumpulan data yang digunakan ialah dengan menginventarisasi data penelitian berupa mantra yang digunakan dalam ebeg Banyumas, melakukan wawancara, perekaman, transkripsi, mereduksi data dan mengklasifikasikan data-data yang didapat sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menerjemahkan mantra dalam ebeg Banyumas ke dalam bahasa Indonesia, menganalisis mantra secara heuristik dan hermeneutik, kemudian menyimpulkan hasil analisis yang sudah diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini berdasarkan interpretasi makna mantra dalam ebeg Banyumas dapat disimpulkan bahwa dalam mantra ebeg Banyumas tersirat pemahaman mengenai Islam dan kebudayaan yang mempengaruhi sikap dan perilaku masyarakat Banyumas. Agama yang dianut dan dipercayai oleh sebagian besar masyarakat Banyumas adalah agama yang secara khusus berlaku di Jawa. Agama yang dimaksudkan bukan religi, tetapi spiritualisme. Jiwa spiritualisme yang tertanam dalam jiwa masyarakat Banyumas menjadikan masyarakat Banyumas lebih terbuka dalam menerima perbedaan. Kejawen sebagai kepercayaan masyarakat Banyumas, dibangun oleh masyarakat Banyumas sebagai bentuk penerimaan, penghargaan, dan upaya untuk mempertahankan karunia Tuhan yang adil. Kejawen merupakan budaya dan kearifan lokal masyarakat Banyumas. Di dalam kejawen terdapat motivasi, keyakinan, keterikatan, dan kecerdasan. Motivasi dalam kejawen ialah hamemayu hayuning bawana. Hamemayu hayuning bawana berarti bahwa manusia harus menjaga keselarasan dan kesempurnaan hubungan persekutuan antar-manusia, hubungan manusia dengan alam semesta dan hubungan antara manusia dengan Tuhannya secara selaras dan sempurna. Kata Kunci: Mantra, Ebeg Banyumas, Kepercayaan |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | SUMMARY This study entitles “Interpretasi Makna Mantra dalam Ebeg Banyumas”. The pupose of this study is to describe Ebeg Banyumas Mantras with heuristic and hermeneutic analysis. This study is expected to become a knowledge development sequence of traditional arts, especially Ebeg Banyumas and many also become a reference for further researches. This study uses descriptive analytical method. The focus of this study is the meaning interpretation of Ebeg Banyumas Mantras used in some Ebebg associations in Banyumas areas, such as in Kembaran, South Purwokerto, and Cilongok sub-district. The data are collected using techniques of inventory, interviews, recording, transcription, reduction, and classification based on the research problems conducted. The data are then analyzed using a technique of translating Ebeg Banyumas mantras into Indonesian heuristically and hermeneutically that analysis result may be obtained based on the purpose of the study. The research result on meaning interpretation of Ebeg Banyumas Mantras conclude that there are Islamic and curtural understanding influencing behaviors and attitudes of Banyumas people. A religion followed and believed by most Banyumas people is a particular religion applicable only in Java. The religion is not actually a religion but a spiritual belief. The spiritual belief embedded in Banyumas people leads them become more open on differences. Kejawen as banyumas people’s belief is created as a from of acceptance, appreciation, and effort to maintain the rightful God blessing. Kejawen is a culture and local wisdom of Banyumas people. In Kejawen belief, there are motivation, belief, bond, and intelligence. A motivation in Kejawen is Hamemayu Hayuning Bawana which means human beings should maintain harmonius and good relationship with others, universe, and God. Keywords: Mantras, Ebeg Banyumas, Belief |
| Kata kunci | Kata Kunci: Mantra, Ebeg Banyumas, Kepercayaan |
| Pembimbing 1 | Imam Suhardi, M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dra. Sri Nani Hari Yanti, M.Hum |
| Pembimbing 3 | Dra. Hj. Roch Widjatini, M.Si |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 80 |
| Tgl. Entri | 2016-04-25 10:30:33.872399 |