Artikel Ilmiah : E1A009156 a.n. FAJAR SETIAWAN

Kembali Update Delete

NIME1A009156
NamamhsFAJAR SETIAWAN
Judul ArtikelUPAYA KEJAKSAAN NEGERI PURWOKERTO DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA KORUPSI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tindak pidana korupsi di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun, dan membawa dampak buruk terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu upaya-upaya untuk memberantas tindak pidana korupsi menjadi perhatian utama bagi pemerintah, diantaranya dengan melakukan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi. Kejaksaan merupakan salah satu lembaga yang mempunyai peranan penting dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Korupsi agar tidak semakin meluas dan membudaya di kalangan masyarakat, yaitu dengan melaksanakan upaya preventif, represif, dan edukatif.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan sumber bahan hukum, primer dan sekunder dengan metode normatif kualitatif. Metode pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi kepustakaan, inventarisasi peraturan perundang-undangan dan studi dokumen. Metode penyajian bahan hukum disajikan dalam bentuk teks naratif.
Pencegahan represif direfleksikan dengan meningkatnya penyelesaian perkara tindak pidana khusus, yaitu sebanyak 9 kasus korupsi dari target 1 kasus tindak pidana korupsi. Upaya preventif yang dilakukan, adalah dengan meningkatkan profesionalitas pegawai Kejaksaan melalui bimbingan, pengarahan, ajakan dan pendidikan kilat bagi para Jaksa. Sedangkan Upaya edukatif dilaksanakan melalui penerangan hukum masyarakat anti KKN sebanyak 4 kali oleh Kejaksaan Negeri Purwokerto.
Upaya preventif dalam memberantas Tindak Pidana Korupsi diharapkan dapat lebih dioptimalkan, karena upaya preventif relatif lebih menyingkat waktu dan biaya dibandingkan dengan upaya represif yang membutuhkan waktu penyelesaian yang lama dan biaya yang besar
Abtrak (Bhs. Inggris)Corruption in Indonesia was increasing from year to year, and an adverse impact to the national economy. Therefore, efforts against the corruption has being a major concern for the government, including the prevention of corruption. Public attorney is one institution that has an important role in the prevention of Corruption, in order not to spread more wide and entrenched in the community, namely by implementing preventive measures, repressive and educative.
The method used in this research is normative juridical approach to legislation. Specifications of the research is a descriptive study using material source of law, the primary and secondary qualitative normative method. Methods of collecting legal material to do with the study of literature, an inventory of legislation and study the document. Method of presenting legal materials presented in the form of narrative text.
Repressive effort reflected by the increasing settlement of criminal case specifically, as many as 9 cases of corruption from 1 case targeted before. Preventive measures implemented by enhance the professionalism of employees of the Attorney through the guidance, direction, invitations and lightning education for the prosecutors. While educational efforts carried out through by public lighting anti-corruption law as much as 4 times by the District Attorney of Purwokerto.
Preventive effort against the corruption is expected to be further optimized, because preventive efforts save more time and cost compared to repressive efforts that require long lead time and cost.
Kata kunciKorupsi, Pencegahan, Kejaksaan
Pembimbing 1Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.H.
Pembimbing 2Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H.
Pembimbing 3Pranoto, S.H., M.H.
Tahun2016
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2016-04-24 14:21:30.246662
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.