Artikel Ilmiah : A1C011046 a.n. BENY NURJANAH

Kembali Update Delete

NIMA1C011046
NamamhsBENY NURJANAH
Judul ArtikelANALISIS JALUR FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DESA SAMBIRATA, KECAMATAN CILONGOK, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kecamatan Cilongok merupakan salah satu daerah rawan pangan yang ada di Kabupaten Banyumas. Desa Sambirata merupakan salah satu desa di Kecamatan Cilongok diamana lebih dari 50 persen penduduknya tergolong miskin, yaitu 833 kepala keluarga dari jumlah penduduk total 1634 kepala keluarga. Berdasarkan kondisi tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui volume konsumsi rumah tangga di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. (2) Menganalisis faktor sosial ekonomi yang berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap ketahanan pangan runah tangga di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan menggunakan rancangan pengambilan sampel Simple Random Sampling untuk menentukan responden. Diperoleh 32 responden dari perhitungan sampel Simple Random Sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Rata-rata pengeluaran konsumsi pangan masyarakat responden di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas sebesar Rp584.682,00 atau 35,59 persen dari pengeluaran total rumah tangga setiap bulan. Sedangkan rata-rata pengeluaran konsumsi non pangan sebesar Rp1.058.075,00 atau 64,41 persen dari pengeluaran total rumah tangga setiap bulan. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas adalah jumlah anggota keluarga, konsumsi pangan rumah tangga dan pendapatan kepala rumah tangga. Pengaruh langsung terbesar terhadap ketahanan pangan rumah tangga adalah pendapatan kepala rumah tangga. Jalur tidak langsung yang paling berpengaruh terhadap ketahanan pangan rumah tangga adalah pendapatan melalui konsumsi pangan rumah tangga.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cilongok sub-district is one of the food-insecure areas in Banyumas. Sambirata village is a village in the Cilongok sub-district with more than 50 percent of the population classified as poor , 833 heads of families of the total population in 1634 head of the family. Under these conditions, the objectives of this study were (1) knowing the volume of household consumption in the Sambirata village, Cilongok subdistrict, Banyumas. (2) analyze the socio-economic factors that influence directly and indirectly to food security in the Sambirata village, Cilongok subdistrict, Banyumas. The study was conducted using a survey method using simple random sampling design Sampling to determine the respondent community. Obtained 32 respondents from the sample calculation Simple Random Sampling. Data were analyzed using descriptive analysis and path analysis. The results showed that: (1) average food consumption expenditure of respondents in the Sambirata village, Cilongok subdistrict, Banyumas of Rp584.682,00 or 35.59 percent of total household expenditure every month. While the average non-food consumption expenditures of Rp1.058.075,00 or 64.41 percent of total household expenditure every month. (2) Factors that affect food security in the Sambirata village, Cilongok subdistrict, Banyumas is the number of family members, household food consumption and income of the household head. The direct effect on household food security is the head of the household income. Indirect pathways that most influence on household food security is income household food consumption.
Kata kunciketahanan pangan, rumah tangga, Desa Sambirata.
Pembimbing 1Ir. S. H. Suseno, S. U.
Pembimbing 2Altri Mulyani, S. P., M. Sc.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2016-04-24 13:56:57.616308
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.