Artikel Ilmiah : C1A011015 a.n. ELSYE AISYAH

Kembali Update Delete

NIMC1A011015
NamamhsELSYE AISYAH
Judul ArtikelFaktor-faktor yang mempengaruhi Pendapatan Nelayan di Desa Tegalkamulyan Kabupaten Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pendapatan
Nelayan di Desa Tegalkamulyan Kabupaten Cilacap”. Tujuan penelitian ini yaitu
untuk mengetahui besarnya pengaruh modal, jumlah tenaga kerja, dan jam kerja
terhadap pendapatan nelayan di Desa Tegalkamulyan Kabupaten Cilacap secara
simultan maupun secara parsial. Kedua, untuk mengetahui apakah pendapatan
nelayan di Desa Tegalkamulyan Kabupaten Cilacap sudah memenuhi standar
Kebutuhan Hidup Layak (KHL) atau belum. Metode yang digunakan adalah dengan
metode survey dengan melakukan wawancara langsung dengan responden dan
dengan memberikan kuesioner/daftar pertanyaan. Penelitian ini bersifat deskriptif,
yaitu bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang benar mengenai suatu objek.
Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random
sampling. Alat analisis yang digunakan adalah regresi Linear Berganda dengan model
statistik untuk pengujian secara simultan menggunakan uji F sedangkan secara parsial
menggunakan uji t. Untuk mengetahui penyimpangan asumsi klasik dalam penelitian
ini digunakan Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, dan Uji Heteroskedastisitas.
Berdasarkan hasil perhitungan uji F dapat diketahui bahwa variabel modal,
jumlah tenaga kerja, dan jam kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan
signifikan terhadap pendapatan nelayan di Desa Tegalkamulyan Kabupaten Cilacap.
Sedangkan berdasarkan uji t dapat diketahui bahwa variabel modal, jumlah tenaga
kerja, dan jam kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap
pendapatan nelayan di Desa Tegalkamulyan Kabupaten Cilacap. Dari hasil penelitian
diketahui bahwa 6 dari 59 keluarga mempunyai pendapatan rumah tangga lebih kecil
dari tingkat KHL yaitu Rp. 1.287.000,00. Hal tersebut berarti keluarga nelayan belum
memenuhi standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Implikasi dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pendapatan nelayan
perlu diperhatikan mengenai modal, jumlah tenaga kerja serta jam kerja. Bila perlu,
nelayan dibekali pengetahuan mengenai teknologi penangkapan ikan yang terus
berkembang serta dibantu dengan modal, sehingga dapat mengikuti kemajuan dalam
menagkap ikan yang kemudian dapat mendorong meningkatnya pendapatan nelayan.
Pendapatan nelayan hendaknya diusahakan untuk terus ditingkatkan karena belum
semua keluarga nelayan dapat hidup di atas tingkat kebutuhan hidup layak (KHL).
Untuk meningkatkan pendapatan para nelayan, berbagai pihak yang berkepentingan
hendaknya memperbaharui berbagai faktor khususnya modal yang dibutuhkan oleh
nelayan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is entitled "Factors affecting income of Fishermen at
Tegalkamulyan village of Cilacap". The purpose of this study was to determine the
effect of venture capital, the amount of labor and working hours of the income of
fishermen at Tegalkamulyan village Cilacap simultaneously or partially. Second, to
determine whether the income of fishermen in the village Tegalkamulyan Cilacap
district has met the standard of Living Needs (KHL) or not. The method used is the
survey method by conducting direct interviews with respondents and by questionnaire
/ list of questions. This is a descriptive study, which aims to get a true picture of an
object. The sampling method in this study using simple random sampling. The
analytical tool used is multiple linear regression with a statistical model for
simultaneous testing using the F test while partially using the t test. To determine the
deviation of classic assumption in this study used Normality Test, Test
Multicollinearity, and Test Heteroskidastity.
Based on the results of test calculations F can be seen that the variable
capital, the amount of labor and working hours together positive and significant
impact on the income of fishermen in the village Tegalkamulyan Cilacap. While
based on t-test showed that the variable capital, the amount of labor and working
hours partially positive and significant impact on the income of fishermen in the
village Tegalkamulyan Cilacap. The survey results revealed that 6 out of 59 families
have a household income of less than Rp KHL level. 1,287,000.00. That means a
family of fishermen do not meet the standard of Living Needs (KHL).
The implication of this research is to increase the income of fishermen need to
be considered regarding the capital, the amount of labor and working hours. If
necessary, the fishermen equipped with knowledge about fishing technology
continues to evolve and be assisted with capital, so that it can follow the progress in
the catch of fish which can then encourage increased fishermen's income. The income
of fishermen should be made to continue to be improved because not all fishermen
families can live above the needs of decent living (KHL). To increase the income of
fishermen, various interested parties should renew a variety of factors, especially the
capital needed by fishermen.
Kata kuncipendapatan nelayan, modal, jam kerja, tenaga kerja, kebutuhan hidup layak (KHL)
Pembimbing 1Drs. Sri Nugroho PR, M.A
Pembimbing 2Drs. Dedi Supriadi, M.S
Pembimbing 3Drs. Indi Sutopo, M.M
Tahun2016
Jumlah Halaman31
Tgl. Entri2016-04-23 14:03:36.391976
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.