Artikel Ilmiah : F1C012063 a.n. DESLICA YUVINTA SUKMAWIJAYA

Kembali Update Delete

NIMF1C012063
NamamhsDESLICA YUVINTA SUKMAWIJAYA
Judul ArtikelETNOGRAFI KOMUNIKASI PADA TRADISI SLAMETAN TINGKEBAN
DI DUSUN PRANGKOKAN DESA KUTALIMAN
KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Etnografi Komunikasi pada Tradisi Slametan Tingkeban di Dusun Prangkokan Desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas”. Latar belakang penelitian ini adalah di Dusun Prangkokan masih kental dengan adanya pelaksanaan tradisi slametan tingkeban yang akhir-akhir ini sudah jarang dilaksanakan oleh masyarakat pada umumnya, khususnya masyarakat Jawa. Pelaksanaan tradisi slametan tingkeban yang memiliki keunikan, serta ciri khas akan dilihat menggunakan pendekatan etnografi komunikasi.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui etnografi komunikasi yang mencakup aktivitas dan komponen komunikasi yang terkandung dalam tradisi tingkeban serta mengidentifikasi upaya pelestarian tradisi tingkeban dengan hubungan antar elemen masyarakat di Dusun Prangkokan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Adapun temuan hasil penelitian yang diperoleh adalah tradisi slametan tingkeban merupakan sebuah tradisi yang merupakan warisan budaya dari leluhur nenek moyang mereka di Dusun Prangkokan. Pelaksanaan tradisi ini merupakan suatu hal yang menjadi hasil dari bentuk aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh masing-masing individu, baik dengan keluarga maupun dengan lingkungan masyarakatnya.
Komponen komunikasi dalam tradisi slametan tingkeban saling berkaitan dan memiliki hubungan antara satu dengan lainnya. Dalam kajian etnografi komunikasi, masyarakat Dusun Prangkokan dapat dikategorikan sebagai sebuah masyarakat tutur (speech community) yang dipengaruhi oleh tiga aspek yaitu aspek linguistik, aspek interaksi sosial, dan aspek kebudayaan. Jika kita hubungkan seluruh aspek dan komponen tersebut, bahasa atau aspek linguistik memiliki peran yang penting dalam upaya pewarisan tradisi dari generasi satu ke generasi lainnya melalui proses komunikasi. Kemampuan manusia dalam membangun tradisi kebudayaan, dalam menciptakan pemahaman tersendiri mengenai realita yang diwariskan kepada generasi penerus sangat bergantung pada bahasa dan komunikasi, seperti contoh jika kita kaitkan dengan konsep etnografi komunikasi yang mencoba untuk menemukan hubungan antara bahasa, komunikasi serta kebudayaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The title of this study is ‘The Ethnography Communication of the Tradition of Slametan Tingkeban Tradition at Prangkokan, Kutaliman Village, Kedungbanteng Sub-district Banyumas Regency’. In Dusun Prangkokan, there are still many people who do Slametan Tingkeban tradition while many Javanese people are not familiar anymore with this tradition, which is the background of this study. Uniqueness of Slametan Tingkeban tradition will be evaluated with communication ethnography approach.
This study is aimed to understand communication ethnography which includes the communication activities and components which are found in Slametan Tingkeban tradition and to identify the efforts for keeping the tradition among people in Dusun Prangkokan. This method for this study is qualitative research method with etnography communication. The result of this study shows that slametan tingkeban is a tradition which is heritage for people in Dusun Prangkokan. People do this tradition as result of communication activities they do with their families and environment.
The components found in slametan tingkeban tradition is related one-another. In communication ethnography study, people of Dusun Prangkokan can be categorized as speech community which is influenced by three aspects, which are the linguistics, social interactions and culture aspects. If those aspects are related, language holds a very important role as effort in giving the tradition from one generation to another through communication process. Human’s ability in building tradition in creating understanding of reality heritage to the next generation is depended on language and communication. For example is if we try to find relations between language, communication and culture.
Kata kuncislametan, tingkeban, tradisi, etnografi komunikasi
Pembimbing 1Drs. Chusmeru, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Bambang Widodo, M.Par.
Pembimbing 3Dr. Toto Sugito, M.Si
Tahun2016
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2016-04-22 11:16:59.327368
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.