| NIM | H1E011016 |
| Namamhs | FEBRI ANDI |
| Judul Artikel | PENDUGAAN BIDANG GELINCIR TANAH LONGSOR DENGAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS (Studi kasus di Daerah Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tanah longsor merupakan perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan atau material campuran yang bergerak ke bawah atau keluar lereng. Salah satu hal yang terpenting dalam tanah longsor yaitu adanya bidang gelincir. Metode geolistrik konfigurasi Wenner dan Schlumberger digunakan untuk menentukan bidang gelincir gerakan tanah di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara pada 3 titik lintasan pengukuran. Dalam penelitian ini didapatkan nilai V (potensial), I (arus) dan K (faktor geometri) yang digunakan untuk menghitung nilai resistivitasnya. Pemodelan lapisan bawah permukaan dilakukan dengan menggunakan metode Least-Square Inversion pada software Res2Dinv. Hasil interpretasi menunjukan bahwa pada daerah tersebut memiliki 3 buah lapisan yang sama secara berturut-turut yaitu tanah penutup, pasir lempungan, dan tufan. Pada dua lintasan (A dan B) Konfigurasi Wenner menunjukan bahwa bidang gelincir berupa batu lempung tufan pada kedalaman lapisan (± 7 - ±24,5) m dibawah permukaan tanah. Pasir lempungan di atas bidang gelincir merupakan lapisan yang potensial menyimpan air, apabila curah hujan tinggi air akan terakumulasi dan dapat membuat lapisan tersebut kehilangan gaya ikat (kohesi). Hal ini dapat menyebabkan lapisan bergerak menuruni lereng. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Landslides is the displacement of the slope-forming material in the form of rocks, soil debris material or mixture of materials that move down or off the slopes. One of the most important things in a landslide is slip plane. Geoelectric method Wenner and Schlumberger configuration is used to determine the slip surface ground motion in the Dusun Jemblung Sampang Village, District Karangkobar, Banjarnegara on 3 point trajectory measurements. In this study we will get the value of V (voltage) and I (current) and K (geometry factor) which will be used to calculate the value of the resistivity. subsurface Modeling is done using Least-Square Inversion method on the software Res2Dinv. interpretation result show that the suspected area has the same three layers of rocks in a row that is residual soil, consolidate shales, and tufan. On two track ( A and B) Wenner configuration indicates that the slip plane is a tufan with a depth range of opproximately (± 7 - ±24,5)m . Consolidate shales layer on the slip plane is a potential to save water, if rainfall is high the water will accumulate and can make the layer losing the cohesive forces. It can cause the layer to move down the slope. |
| Kata kunci | Bidang gelincir, Resistivitas, Wenner, Schlumberger, Jemblung |
| Pembimbing 1 | Dr. Zaroh Irayani, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Abdullah Nur Aziz, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2016-04-17 09:24:16.517649 |
|---|