Artikel Ilmiah : F1G012029 a.n. DWI NUR NGAZIZAH
| NIM | F1G012029 |
|---|---|
| Namamhs | DWI NUR NGAZIZAH |
| Judul Artikel | DERIVASI VERBA DENOMINAL DALAM BAHASA INDONESIA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian berjudul “Derivasi Verba Denominal dalam Bahasa Indonesia” ini bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan verba denominal dan makna gramatikal yang dihasilkan dari derivasi verba denominal dalam bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yaitu penulis menyimak penggunaan bahasa tulis yang terdapat di surat kabar Kompas dan Suara Merdeka. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap dan teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik catat untuk mencatat seluruh data. Data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 kata derivasi verba denominal yang dianggap dapat mewakili dalam bahasa Indonesia. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung yaitu teknik analisis data dengan cara membagi suatu konstruksi menjadi beberapa bagian. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik baca markah yang berfungsi untuk mengetahui peran afiks sebagai penanda proses pembentukan verba denominal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa derivasi verba denominal dalam bahasa Indonesia menyangkut proses pembentukan derivasi verba denominal dan makna gramatikal yang dihasilkan dari derivasi verba denominal. Proses pembentukan derivasi verba denominal merupakan proses perubahan bentuk dari kata berkelas nomina menjadi kata berkelas verba dengan adanya proses afiksasi yang menjadi fokus dalam penelitian ini. Afiks-afiks yang melekat pada bentuk dasar nomina dalam penelitian ini antara lain, prefiks meN-, prefiks ber-, sufiks –kan, gabungan afiks meN-kan, gabungan afiks meN-i, gabungan afiks memper-kan, gabungan afiks ber-an, gabungan afiks diper-kan, dan gabungan afiks ter-i. Selain itu, derivasi verba denominal menghasilkan makna gramatikal sebagai akibat dari afiks-afiks yang melekat pada kata berkelas nomina menjadi kata berkelas verba. Makna-makna tersebut antara lain prefiks meN- menghasilkan makna ‘bekerja dengan alat yang disebut kata dasarnya’, ‘menuju arah’, dan ‘menjadi seperti atau berlaku seperti’. Prefiks ber- menghasilkan makna ‘mempunyai atau memiliki’, ‘memakai atau mengenakan’, ‘mengeluarkan atau menghasilkan’, dan ‘melakukan atau mengerjakan’. Sufiks –kan menghasilkan makna ‘sebabkan jadi’. Gabungan afiks meN-kan menghasilkan makna ‘menyebabkan jadi yang disebut kata dasarnya’. Gabungan afiks meN-i menghasilkan makna ‘memberi atau membubuhi yang disebut kata dasarnya’. Gabungan afiks memper-kan menghasilkan makna ‘melakukan tindakan berhubung dengan apa yang tersebut dalam bentuk dasar’. Gabungan afiks ber-an menghasilkan makna ‘saling’. Gabungan afiks diper-kan menghasilkan makna ‘dilakuakn tindakan berhubung dengan apa yang tersebut pada bentuk dasar’. Gabungan afiks ter-i menghasilkan makna ‘tidak sengaja terjadi’. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research entitled "Derivasi Verba Denominal dalam Bahasa Indonesia". The aim of this research are to find out the process of denominal verbs and grammatical meaning of the denominal verbs derivation in Indonesian. The data collection method in this research is observation method, the author observe the use of written language in Kompas and Suara Merdeka daily news. The basic technique that was used is tapping technique while the advance technique is noting technique to record all the data. The data that was used in this study were 40 words denominal verbs derivation which were considered to represent the Indonesian language. The methods of data analysis in this research is distributional method with by using the immediate constituent as the basic technique, a technique of data analysis by dividing a construction into several sections. The advance technique is marker analysis technique to determine the role of an affix a marker denominal verbs formation process. This research concluded that the denominal verbs derivation in Indonesian language are connecting with the denominal verbs derivation formation process and grammatical meaning from the denominal verbs derivation. The formation process of denominal verbs derivation is a transformation process of nouns into verbs with affixation process that is the focus in this research. The affixes that were attached in the basic form of nouns in this research were meN- prefixes, ber- prefixes, suffixes -kan, the combination affixes of meN-kan, the combination affixes of men-i, combination affixes ber-kan, combination affixes diper-kan, and the combination affixes of ter-i. In addition, the denominal verbs derivation produce grammatical meaning as a result of affixes in the nouns into verbs. Those meanings are prefixes of meN- means 'work by using a tool that is used as basic word', 'towards', and 'to be like or act like'. Prefixes of ber- means 'have or has', 'wear ', 'secrete or produce', and 'do'. Suffixes -kan produce meaning 'caused'. The combination of affixes of meN-kan produce the meaning of 'causing something that was used in the basic word'. Combined affix meN-i produce meaning 'give the thing that is used as basic word'. The combination of affixes of memper-kan produce meaning 'action in connection with the thing as used as basic word’. The combination of affix of ber-an produce meaning 'mutual'. The combination of affix of diper-kan produce meaning 'doing something as mention in the basic shape. Affixes combination of ter-i produce meaning 'accidentally happen'. |
| Kata kunci | MORFOLOGI, DERIVASI, VERBA |
| Pembimbing 1 | FARIDA NURYANTININGSIH, S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | ASHARI HIDAYAT, S.S., M.A. |
| Pembimbing 3 | SITI JUNAWAROH, S.S., M.Hum. |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 172 |
| Tgl. Entri | 2016-04-14 22:10:47.268565 |