| NIM | D1E012057 |
| Namamhs | R.RESITA SUKMA MAHARANI |
| Judul Artikel | LEVEL PENGGUNAAN ANGKAK DALAM PROSES CURING DENGAN METODE CURING KERING TERHADAP pH, KADAR AIR DAN ORGANOLEPTIK KORNET DAGING AYAM |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan level angkak dalam proses curing dengan metode curing kering serta menggetahui penggunaan angkak yang mampu menghasilkan kornet yang terbaik berdasarkan pH, kadar air dan pengujian organoleptik (rasa dan warna).Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 16 sampai 22 Desember 2015 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat empat perlakuan dan enam kali ulangan. Peubah yang diukur yaitu pH, kadar air dan organoleptik (rasa dan warna). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan hasil perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pH dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar air serta berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap organoleptik (rasa dan warna). Hasil uji Beda Nyata Jujur (BNJ) menunjukkan bahwa penggunaan angkak 15% mampu menghasilkan kadar air terendah yaitu 62,39% dan penambahan angkak 5% menunjukkan rangking organoleptik (rasa dan warna) yang terbaik. Simpulan dari penelitian adalah penambahan level angkak yang mampu menghasilkan kornet daging ayam terbaik adalah dengan menggunakan 5% angkak dari bobot daging. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aimed to determine the effect of the use of angkak in the curing process with the dry curing method and to know the use of angkak that can produce best corned according to pH, moisture and organoleptic (taste and color). Conducted from 6 to 22 December 2015 at the Laboratory of animal Product Technology and Feed Stuff Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. This study used an experimental method by using a Random Block Desain (RBD) and Completely Randomized Design (CRD). There were four treatments and six replicates. The variabels measured were pH, Moisture and organoleptic testing (taste and color). Data were analyzed using analysis of variance. The results showed that treatment didnt have any significant effect (P>0,05) on pH, but it affected significantes (P<0,05) moisture and highly significantes affected (P<0,01) organoleptic (taste and color). Honestly Significant Difference (HSD) showed that the use of 15% angkak was able to produce the lowest moisture content that was 62,39% and the addition of 5% angkak indicated the best in organoleptic (taste and color). In conclusion, the study suggests that the use of angkak can affect the quality of chiken corned according moisture and organoleptic (taste and color). For the more the use of angkak of 5% produces the best chiken corned. |
| Kata kunci | Kornet daging ayam, angkak, pH, kadar air dan organoleptik |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Agustinus Hantoro Djoko Rahardjo, M.P |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. H. Muhammad Mufti, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2016-04-14 14:33:39.023136 |
|---|