Artikel Ilmiah : G1A012056 a.n. ALIFIANI HAPSARI

Kembali Update Delete

NIMG1A012056
NamamhsALIFIANI HAPSARI
Judul ArtikelHubungan Golongan Darah dengan Prevalensi Karsinoma Nasofaring di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Karsinoma nasofaring memiliki angka kejadian yang cukup tinggi di beberapa wilayah Asia, salah satunya Indonesia. Di Indonesia, karsinoma nasofaring merupakan kanker kepala dan leher yang paling sering terjadi. Karsinoma nasofaring terjadi akibat interaksi etiologi yang bersifat multifaktorial, yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu faktor genetik, lingkungan, dan infeksi. Faktor risiko lain yang hingga kini diteliti adalah golongan darah ABO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan golongan darah ABO dengan prevalensi karsinoma nasofaring di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 82 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Didapatkan hasil yang signifikan antara golongan darah dengan karsinoma nasofaring, golongan darah A merupakan golongan darah yang paling berisiko (p=0.029). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa golongan darah memiliki hubungan terhadap prevalensi karsinoma nasofaring di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Abtrak (Bhs. Inggris)The incidence rates of nasopharyngeal carcinoma are quite high in certain regions of Asia, including Indonesia. In Indonesia, nasopharyngeal carcinoma is the most frequent head and neck malignancy. The etiology of nasopharyngeal carcinoma is multifactorial, including genetic, infection, and environmental factors. Another risk factor of nasopharyngeal carcinoma that until now is still being researched is ABO blood group. This study aimed to investigate the relationship between ABO blood group and the prevalence of nasopharyngeal carcinoma in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. This study used an observational analytic design with a cross sectional approach. Sampling method of this study was consecutive sampling with 82 samples. Bivariate analysis was done by using Chi-square test. The analysis of this study indicates a significant result between ABO blood group and nasopharyngeal carcinoma, A blood type was the most at risk of nasopharyngeal carcinoma (p=0.029). Our result suggests that ABO blood group may have relationship with nasopharyngeal carcinoma in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Kata kuncikarsinoma nasofaring, golongan darah
Pembimbing 1dr. Nur Mei Chasanati, Sp. THT-KL
Pembimbing 2dr. Indah Rahmawati, Sp. P
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2016-04-13 21:55:19.305416
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.