Artikel Ilmiah : F1C012042 a.n. RUFKI ADE VINANDA
| NIM | F1C012042 |
|---|---|
| Namamhs | RUFKI ADE VINANDA |
| Judul Artikel | KOMUNIKASI ORGANISASI RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) PURWOKERTO SEBAGAI INDUSTRI MEDIA PENYIARAN (Studi Kasus Pada Produksi Program Siaran Berbasis Budaya Banyumas Layanan Siaran RRI Progama 1) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini membahas tentang komunikasi organisasi, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menggambarkan komunikasi organisasi dalam proses produksi program siaran berbasis budaya Banyumas. Kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu faktor yang menentukan organisasi dapat hidup, sukses dan efektif. Komunikasi dan koordinasi antara anggota organisasi sangat penting dalam memproduksi sebuah program yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif dengan tipe studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi. Hasil yang di dapatkan dari penelitian ini yakni pola komunikasi dalam produksi program siaran dibentuk berdasarkan dengan garis rantai komando dan berdasarkan prosedur operasi di RRI Purwokerto dibagi menjadi dua versi yaitu pola secara struktural dan pola secara fungsional. Komunikasi berlangsung baik secara formal, non-formal dan mengalir secara vertical dan horizontal. Komunikasi bersifat formal ini terjadi melalui media rapat sedangkan komunikasi non-formal terjadi dalam proses produksi program siaran di lapangan atau selama acara berjalan baik itu berupa saran atau masukan bisa merupakan teguran, kritik, dan konsultasi tentang masalah pribadi serta gurauan atau candaan antar karyawan. Bentuk dan arus komunikasi yang terbentuk dalam proses produksi yaitu vertikal dan horizontal. Komunikasi secara vertikal kemudian dibagi lagi menjadi downward communication dan upward communication. Dalam downward communication atau komunikasi dari atas ke bawah komunikasi terjadi berupa pemberian atau penyampaian intruksi kerja, penjelasan pelaksanaan tugas, penyampaian informasi dari atasan ke bawahan maupun kewenangan dalam pengambilan keputusan. Dalam upward communication atau komunikasi dari bawah ke atas komunikasi terjadi berupa saran atau masukan serta kewenangan dalam pengambilan keputusan. Sedangkan hambatan dalam proses komunikasi atau dalam proses produksi program siaran yaitu adanya indikasi peran ganda, kurang terbukanya bawahan ke atasan, keterbatasan anggaran yang menghambat inovasi. Kemudian kebijakan yang dikomunikasikan dalam komunikasi organisasi proses produksi yaitu RRI Purwokerto yaitu wajib mengutamakan konten lokal, melestarikan budaya jawa Kawi dengan sistem apresiasi ke bahasa Banyumas, mendukung kebijakan pemerintah melestarikan budaya lokal dan menjadi wadah regenerasi seniman. RRI Purwokerto telah melakukan upaya untuk terus beradaptasi terhadap perubahan lingkungannya, upaya adaptasi tersebut diwujudkan dengan komunikasi yang baik dan efektif serta diaplikasikan dalam kebijakan organisasi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research elaborated the organizational communication. The purpose of this study was to identify and describe the organizational communication in production processes of broadcasting program about Banyumas culture. Communication was one of the factors determined the success, effectiveness, and resistance of the organizational goals. Communication and coordination between members of the organization were very important in producing a high quality program. This research used qualitative method using case study analysis to simplify the conclusion. Data collection method used in this study was a deep interview and observation. This research found that the communication patterns in broadcasting program production formed by the chain of command and operating procedures existed in RRI Purwokerto which are divided into two versions consist of structural and functional communication patterns. Communication occurred either in formal and non-formal or vertically and horizontally. Formal communication occurred through meeting process while non-formal communication occurred during the production process of broadcasting program in the field or in the event. This can be formed into suggestions, feedback, advice, warning, criticism, consultation about personal issue, or jokes among employees. The shape and flow of communications are formed in the production process both vertically and horizontally. Vertical communication divided into downward communication and upward communication. In downward communication or communication from the top to the down occurred in the form of instructions, execution of tasks, and delivering information from superiors to subordinates and decision authority. In upward communication or communication from the bottom to the top communication occurred in the form of feedback and decision authority. There were several communication obstacles in the production process which are indication of dual role, intransparency from supervisor to subordinates, limited budget result in low innovation. Furthermore, there are several additional obstacles such as communication policy in organizational communication process of RRI Purwokerto to place local content in the top priority, foster Kawi Javanese culture with the appreciation to Banyumas language and support the government’s policy to foster local culture as the place for local artist regeneration. RRI Purwokerto has made efforts to constantly adapt to changes in their enviroment , adaptation efforts are realized with good communication and effective and organizational policies. |
| Kata kunci | Komunikasi, Organisasi dan RRI Purwokerto |
| Pembimbing 1 | Dr. Agoeng Noegroho, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. S. Bekti Istiyanto, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Hj. Sri Pangastuti, M.Si |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 22 |
| Tgl. Entri | 2016-04-10 20:45:43.926157 |