Artikel Ilmiah : H1D010024 a.n. PRIZMA FIRMANA

Kembali Update Delete

NIMH1D010024
NamamhsPRIZMA FIRMANA
Judul ArtikelPENGARUH JENIS ANGKUR TERHADAP GAYA PRATEGANG PADA BALOK BETON BERTULANGAN LIMBAH BAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kebutuhan produksi ban di dunia selalu meningkat dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, namun dalam hal pemusnahannya limbah ban ini sulit dilakukan dikarenakan membutuhkan temperatur yang tinggi. Ban bekas memiliki sifat kelenturan yang tinggi, sehingga secara teori layak untuk menggantikan tulangan baja pada beton. pada penelitian sebelumnya angkur penahan tulangan ban bekas masih relatif mahal, sehingga diperlukan inovasi angkur yang yang lebih murah.
Ban bekas yang digunakan sebagai pengganti tulangan baja diberi gaya prategang sebesar 40% dan ditahan dengan variasi angkur untuk mengetahui pengaruh jenis angkur terhadap gaya prategang dari balok beton pada tulangan dengan tulangan berupa ban bekas. Pada penelitian ini metode yang digunakan dalam pemberian gaya prategang adalah sistem pra-tarik (pre-tension system). Dimensi penampang ban karet adalah 10 mm x10 mm berjumlah 10 buah. Benda uji yang dibuat berjumlah 4 buah dengan dimensi 1000 mm x 150 mm x 150 mm, yaitu balok beton tanpa tulangan sebagai balok kontrol (BK), bertulangan ban bekas dengan angkur penahan tulangan klem sling (BU1), balok beton bertulangan ban bekas dengan angkur penahan tulangan kayu (BU3), dan balok beton bertulangan ban bekas dengan angkur penahan tulangan baut (BU4).
Hasil penelitian menunjukan bahwa kapasitas beban lentur hasil pengujian penelitian ini balok beton tulangan ban bekas yang diberi gaya prategang sebesar 40% dan di tahan dengan variasi angkur yang berbeda memiliki nilai kapasitas lentur yang lebih tinggi dibandingkan dengan kapasitas lentur pada balok beton tanpa tulangan ban bekas. Kapasitas lentur benda uji dengan jenis angkur yang dipasang di dalam balok beton lebih tinggi dibandingkan dengan jenis angkur yang dipasang di luar balok beton. Hal ini terlihat pada benda uji dengan jenis angkur kayu (BU3) dan benda uji dengan jenis angkur baut (BU4) memiliki kapasitas lentur sebesar 16,2 kN dan 20,8 kN, sedangkan kapasitas lentur pada benda uji dengan angkur klem sling (BU1) sebesar 15,1 kN.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tire productions need in the world is increasing as the number of motor vehicles also increasing, but its disposal is difficult to do because the tires require high temperatures. Waste tires have high elasticity, so it is theoretically feasible to replace steel reinforcement in concrete. In previous studies, waste tires reinforcement anchors are still relatively expensive, so that the cheaper anchors innovation is necessary.
Waste tires that are waste as a steel reinforcement substitute get 40% prestressed force and held with a variety of anchors to study the effect of the anchor against the pre-stressing force in the reinforcement of concrete beams with waste tire reinforcement. In this study, the method waste in the prestressed force provision is pre-tensioned system. Dimensional cross-section of the tire rubber is 10 mm x10 mm with total 10 pieces. Specimens were made 4 pieces in total with dimensions of 1000 mm x 150 mm x 150 mm there is concrete beams without reinforcement as a control beam (BK), waste tires reinforced concrete beam with clamp sling anchor (BU1), waste tires reinforced concrete beam with wood anchor (BU3), and waste tires reinforced concrete beam with bolt anchor (BU4).
The results showed that the capacity of a flexural load test results of this study is a concrete beam with waste tires reinforcement that given 40% prestressing force and hold by the variaty of anchors has flexural capacity values higher than the bending capacity in concrete beams without waste tires reinforcement. Flexural capacity of the sample with anchors installed in concrete beams is higher than other sample which the anchors are installed outside the concrete beams. This can be seen in the wood anchor type (BU3) and the anchor bolts type (BU4) bending capacity are 16.2 kN and 20.8 kN, while the flexural capacity of clamps anchor sling type (BU1) is 15.1 kN.
Kata kunciban bekas, tulangan ban bekas, gaya prategang, angkur, kapasitas lentur.
Pembimbing 1Dr. Eng. Agus Maryoto, S.T., M.T.
Pembimbing 2Gathot Hery Sudibyo, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2016-03-21 06:00:59.090506
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.