Artikel Ilmiah : G1D011009 a.n. PENDIK HARINI

Kembali Update Delete

NIMG1D011009
NamamhsPENDIK HARINI
Judul ArtikelHUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN JAJANAN YANG MENGANDUNG BAHAN TAMBAHAN PANGAN (BTP) BERBAHAYA DENGAN STATUS GIZI
PADA ANAK USIA SEKOLAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar belakang: Kebiasaan mengkonsumsi makanan jajanan sangat popular hampir pada semua kelompok usia, termasuk anak usia sekolah. Makanan jajanan yang disukai adalah makanan dengan warna, penampilan, tekstur, aroma, dan rasa yang menarik. Agar makanan tampak lebih menarik, memiliki citarasa yang baik dan tahan lama biasanya diberikan Bahan Tambahan Pangan (BTP). Konsumsi makanan yang mengandung BTP secara sering dan dalam jumlah banyak dapat mempengaruhi status gizi pada anak usia sekolah.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan jajanan yang mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya dengan status gizi pada anak usia sekolah.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan cara random sampling, dengan jumlah sampel 146 responden. Instrument yang digunakan adalah formulir Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire dan tabel IMT/U. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji korelasi Somers’d.
Hasil: Hasil penelitian mendapatkan hubungan yang signifikan antara konsumsi bahan tambahan pangan penyedap rasa, pemanis, dan pengawet dengan status gizi anak usia sekolah (p: 0,000, p: 0,000 dan p: 0,000).
Kesimpulan: Konsumsi makanan yang mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) berhubungan dengan status gizi pada anak usia sekolah.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: The habit of consuming street food is very popular in nearly all age groups, including children of school age. The favourite snack among school-aged children is usually food with color, texture, flavor, taste and interesting appearance. In order to make the food look more attractive and last longer, the merchant gives food preservatives and additive. Comsumption of food in BTP in large amount and frequent time can influence the nutritional status of school-aged children.
Objective: This study aimed to identify the relationship between the consumption of snack foods containing food preservatives and additive to the nutritional status of school-aged children.
Methods: This study used a cross-sectional design. The sampling technique is random sampling, with sample of 146 respondents. The instrument was used a form of Semi Quantitative Food Frequency Questinnaire (FFQ) and IMT/U table. The data were statistically analyzed using correlation test Somers'd.
Results: The such as results showed the relation between the consumption of food additives, flavorings, sweeteners, and preservatives to the nutritional status of children of school age (p: 0.000, p: 0.000 and p: 0.000) is significant.
Conclusion: Consumption of foods containing food preservatives and additive are related with the nutritional status of school-aged children.
Kata kunciKata Kunci: anak usia sekolah, bahan tambahan pangan, makanan jajanan, status gizi
Pembimbing 1Dr. Saryono, S.Kp., M.Kes
Pembimbing 2Ns. Dian Ramawati, M.Kep
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2016-02-25 20:17:37.49092
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.