Artikel Ilmiah : G1D011026 a.n. ILHAM FACHRUROZY

Kembali Update Delete

NIMG1D011026
NamamhsILHAM FACHRUROZY
Judul ArtikelHUBUNGAN KADAR ALBUMIN DENGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK
DI UNIT HEMODIALISA
RUMAH SAKIT PROF. DR. MARGONO SOEKARJO
Abstrak (Bhs. Indonesia)HUBUNGAN KADAR ALBUMIN DENGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISA
RUMAH SAKIT PROF. DR. MARGONO SOEKARJO

Ilham Fachrurozy1, Saryono2, Susiana Candrawati3

1Mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Jendral Soedirman
2Dosen Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jendral Soedirman
3Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jendral Soedirman

ABSTRAK


ilhamfachrurozy@gmail.com


Latar Belakang: Albumin merupakan zat yang berperan menjaga tekanan onkotik dalam pembuluh darah. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pada penderita gagal ginjal yang menjalani hemodialisa dengan nilai albumin yang rendah cenderung memiliki IDWG yang tinggi, namun terdapat penelitian lain yang menunjukkan hasil berkebalikan dengan hasil penelitian tersebut.
Tujuan: Mengetahui hubungan kadar albumin dengan IDWG pada penderita GGK yang menjalani hemodialisa.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 41 orang dengan karakteristik umur lebih dari 21 tahun dan telah menjalani hemodialisa kurang dari 1 tahun. Pengukuran kadar albumin dilakukan setelah HD hari pertama. Data dianalisa dengan uji korelasi pearson pada tingkat kemaknaan 0,05.
Hasil: Rerata kadar albumin dan IDWG pada responden berturut-turut adalah 3,33±0,385 g/dl dan 2,098±2,36 Kg. Berdasarkan hasil dari uji bivariat terdapat hubungan antara albumin dengan interdialityc weight gain (p=0,000) dengan hubungan yang signifikan (r=-0,682).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat antara albumin dengan IDWG dan memiliki arah negatif. Semakin tinggi kadar albumin semakin rendah IDWG.
Kata Kunci : Albumin, Interdialytic Weight Gain, Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisis

Abtrak (Bhs. Inggris)CORRELATION AMONG LEVELS OF ALBUMIN WITH INTERDIALITYC WEIGHT GAIN IN CHRONIC KIDNEY DISEASE WHOM UNDERGO HEMODIALISIS THERAPY ON PROF. DR MARGONO SOEKARJO HOSPITAL


Ilham Fachrurozy1, Saryono2, Susiana Candrawati3
1Student of Nursing Major of University of Jendral Soedirman
2Lecturer of Nursing Major of Health Scienes Faculty of University of Jendral Soedirman
3Lecturer of Medical Faculty of University of Jendral Soedirman

ABSTRACT

ilhamfachrurozy@gmail.com


Background: Function of albumin is prevalence oncotic pressure in blood vessel. Early study shown that lower albumin level in chronic kidney disease sufferer who undergo hemodialysis therapy correlated to high IDWG, but many study have inversely result.
Purpose: Find correlation among albumin serum with IDWG in CKD sufferer whom undergo hemodialisis therapy

Method:. This study used analytic corelation design with cross sectional approach. 41 respondents with characteristic, age is more than 21 year and undergoing hemodialysis therapy less than 1 year. Assesement of albumin have been assessing in first day hemodialysis therapy. Pearson correlation with significant value 0,05 used to analyze correlation between albumin level with IDWG.
Result: The mean of albumin and IDWG in this study respectively 3,33±0,385 g/dl and 2,098±2,36 Kg. There is correlation between albumin level with IDWG (p=0,000) with significant correlation (r=-0,682).

Conclusion: There is negatively correlation between albumin level with IDWG.

Keyword:Albumin, Interdialytic Weight Gain, Chronic Kidney Disease, Hemodialysis



Kata kunciAlbumin, Interdialytic Weight Gain, Chronic Kidney Disease, Hemodialysis
Pembimbing 1Dr. Saryono, S.Kp., M.Kes
Pembimbing 2dr. Susiana Candrawati, Sp.K.O
Pembimbing 3Ns. Atyanti Isworo, M.Kep., Sp. KMB
Tahun2016
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2016-02-25 13:34:50.811647
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.