| NIM | G1H011032 |
| Namamhs | NISA JULVIANA |
| Judul Artikel | PERBEDAAN POLA ASUPAN KARBOHIDRAT DAN PENGOLAHAN MAKANAN PADA PENYANDANG DIABETES MELITUS DAN NON DIABETES MELITUS DI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, akan tetapi dapat dikendalikan. Penyandang DM mampu hidup sehat, jika dapat patuh dan dapat mengontrol kadar gula darah secara teratur. Pada umumnya, yang dapat memperberat penyakit DM adalah pola makan yang tidak sesuai dengan yang telah dianjurkan. Pola makan sangat erat kaitannya dengan diet, dalam hal ini pengaturan jenis, jumlah dan cara mengkonsumi makanan merupakan hal yang sangat diperlukan untuk penyandang DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola asupan karbohidrat dan pola pengolahan makanan pada penyandang DM dan non DM di Kecamatan Purwokerto Timur. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan di Puskesmas I dan II Purwokerto Timur pada bulan Desember 2015 hingga Januari 2016. Sampel diambil dengan cara purposive sampling sebanyak 88 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok DM dan kelompok non DM. Metode pengukuran pola asupan karbohidrat menggunakan FFQ dan pola pengolahan makanan menggunakan recall-24 hours pengolahan pangan. Analisis data menggunakan uji T independent. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola asupan karbohidrat kompleks pada penyandang DM sebagian besar mamiliki kategori kurang baik (68,2%) dan untuk pola asupan karbohidrat sederhana pada penyandang DM sebagian besar memiliki kategori baik (59,1%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk pola asupan karbohidrat kompleks ada perbedaan secara signifikan (p= 0,00), namun untuk asupan karbohidrat sederhana tidak ada perbedaan secara signifikan (p= 0,29), sedangkan pada pola pengolahan makanan menunjukkan bahwa ada perbedaan secara signifikan (p= 0,00). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that can not be healed, but it can be controlled. Patients with DM are able to live healthy if they could obey are control blood sugar level regulary. In general, diet that does not appropriate with the recommended could aggravate DM. Dietary habit is closely related to diet, in this case, regulation of types, quantity, and way to consume food is the most important thing for people with DM. This study aimed to determine the difference pettern of carbohydrate and the pettern of food processing in patients with DM and non DM in Purwokerto Timur sub-district. This research is an observational study with cross sectional approach. This study was conducted in Puskesmas I and II Purwokerto Timur on December 2015 to January 2016 using purposive sampling as sampling method. A total of 88 subjects consisting of two groups, DM and non DM group. Food Frequency Questionnaire (FFQ) and Recall 24 Hours were used to assess pettern of carbohydrate intake and pettern of food processing. Data analysis using Independent sample T-test. The result showed the pettern of complex carbohydrate intake in DM subjects mostly include in the bad category (68,2%) and the pettern of simple carbohydrate intake in DM subject mostly include in the good category (59,1%). The conclusion of this study is that there is significant difference in the pettern of complex carbohydrate intake (p=0,00), however no significant difference in the pattern of simple carbohydrate intake (p=0,29) and there is significant difference in the pettern of food processing (0,00). |
| Kata kunci | : Diabetes Melitus ; Karbohidrat Kompleks ; Karbohidrat Sederhana ; Asupan ; Pengolahan Makanan |
| Pembimbing 1 | Ir. Endo Dardjito, MPPM |
| Pembimbing 2 | Indah Nuraeni, S.TP., M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2016-02-25 11:30:08.981347 |
|---|