Artikel Ilmiah : G1D012070 a.n. DEULIS MARLIANI

Kembali Update Delete

NIMG1D012070
NamamhsDEULIS MARLIANI
Judul ArtikelPENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI KURMA (Phoenix dactylifera l)
TERHADAP KADAR KETON DARAH PADA TIKUS PUTIH MODEL DIABETES
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Diabetes melitus adalah suatu kondisi kelainan metabolik yang ditandai
dengan hiperglikemia. Hiperglikemia akan mengakibatkan berbagai komplikasi, misalnya
ketoasidosis metabolik (KAD). Pemanfaatan biji kurma yang mengandung β D-glukan dan
fenolik (falvonoid) dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologi dalam menurunkan
risiko komplikasi diabetes melitus.
Tujuan: Mengetahui pengaruh dari pemberian ekstrak biji kurma terhadap kadar keton darah
pada tikus putih model diabetes.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni dengan rancangan
eksperimen ulang pada 24 ekor tikus putih. Hewan coba dibagi menjadi kontrol negatif (A),
kontrol positif (B), kelompok perlakuan ekstrak biji kurma 250 (C), 500 (D), dan 1000
mg/KgBB (E), serta kelompok glibenclamide 0,45 mg/KgBB (F). Data dianalisis dengan uji
Shapiro Wilk, uji hipotesis ANOVA, dan post hoc Duncan.
Hasil: Uji ANOVA menunjukkan hasil yang signifikan baik pretest maupun posttest
(p=0,00), sehingga H0 ditolak. Analisis data kelompok perlakuan ekstrak biji kurma maupun
glibenclamide menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan diantara kelompok E,C,F,
dan D. Hal ini menunjukkan bahwa dosis ekstrak biji kurma maupun glibenclamid sama kuat
dalam menurunkan kadar keton darah.
Kesimpulan: Ekstrak biji kurma semua dosis berpengaruh terhadap penurunan kadar keton
darah. Dosis ekstrak biji kurma yang disarankan dalam menurunkan kadar keton darah adalah
250 mg/KgBB.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Diabetes mellitus is a condition of metabolic disorders characterized by
hyperglycemia. Hyperglycemia may lead to various complications, such as diabetic
ketoacidosis (DKA). The utilization of dates palm seed containing β D-glucan and phenolic
(flavonoids) can be used as non-pharmacological therapy in reducing the risk of diabetes
mellitus complications.
Purpose: To determine the influence of dates palm seeds extract on blood ketone level in
white rats model of diabetes.
Method: The research design used was true experimental by using the pretest and posttest
with control group design on 24 white rats. The animals were divided into negative control
(A), positive control (B), the treatment group of dates palm seed extract by 250 (C), 500 (D),
and 1000 mg/KgBW (E), and group of glibenclamide by 0.45 mg/KgBW (F). Data were
analyzed by using Shapiro Wilk test, ANOVA hypothesis testing and Duncan’s post hoc.
Result: ANOVA test indicated a significant result both pretest and posttest (p=0.00), so that
H0 was rejected. Data analysis on treatment group of dates palm seed extract and
glibenclamide indicated that there was no significant difference between groups E, C, F, and
D. This indicated that the dose of dates palm seeds extract and glibenclamide had the same
power in lowering blood ketone levels.
Conclusion: All doses of dates palm seeds extract had influence in lowering blood ketone
levels. The dose of dates palm seeds extract suggested in lowering blood ketone levels was
250 mg/KgBW.
Kata kuncibiji kurma, glibenclamide, keton darah.
Pembimbing 1Dr. Saryono, M.Kes
Pembimbing 2Dr. Hernayanti, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2016-02-25 10:58:58.495214
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.