Artikel Ilmiah : G1A012102 a.n. NADIA MUQSITHA
| NIM | G1A012102 |
|---|---|
| Namamhs | NADIA MUQSITHA |
| Judul Artikel | Persepsi Dokter Terhadap Euthanasia di Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang. Terminologi euthanasia di beberapa negara Eropa memiliki arti harafiah tunggal. Hal ini berbeda dengan yang dianut Indonesia. Mencabut ataupun menghentikan segala bentuk terapi dan pengobatan pada pasien, termasuk pada pasien mati batang otak, dapat digolongkan ke dalam salah satu bentuk Euthanasia yaitu Euthanasia pasif (Notoadmodjo, 2010). Ditemukannya beberapa perbedaan definisi mengenai euthanasia di beberapa negara ini lah yang kemudian mendorong peneliti untuk mengetahui bagaimana persepsi dokter terhadap euthanasia. Tujuan. Mengetahui persepsi dokter terhadap euthanasia. Metodologi Penelitian. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara semi terstruktur. Informan penelitian merupakan dokter yang menangani kasus-kasus yang berpotensi untuk dilakukan euthanasia. Hasil dan Pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dokter di Indonesia memahami euthanasia sebagai bentuk pengakhiran kehidupan yang sesuai prosedur perlakuannya dapat dibagi menjadi aktif dan pasif. Penelitian ini juga menemukan bahwa batasan-batasan mengenai euthanasia di Indonesia belum diatur secara jelas sehingga menimbulkan definisi yang masih abu-abu. Kesimpulan Penelitian ini mengidentifikasi perbedaan definisi euthanasia yang dianut Indonesia dibandingkan dengan beberapa negara di Eropa. Selain itu ditemukan beberapa masalah terkait batasan euthanasia yang belum diatur sehingga menimbulkan definisi yang masih abu-abu. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background : The term euthanasia is some european countre have a single literal meaning. However, it is different in Indonesia. Revoking or withdrawing any form of therapy and medication for patients, including in patients with brain death, can be classified into a form of passive euthanasia (Notoadmodjo, 2010). The discovery of the differences in definitions of euthanasia in some of these countries is what encouraged th researcher to determine the perceptions of physicians towards euthanasia. Objctive : To explore physicians’ perceptions towards euthanasia. Methods : The design of this study was descriptive qualitative with semi-structured interview. The informants are physicians who deal with cases that have the potential to become cases of euthanasia. Results : The results of this study showed that physicians in Indonesia comprehend euthanasia as a form of life termination and according to the treatment procedures, it can be divided into active and passive. The study also found that restrictions on euthanasia in Indonesia has not been set clearly so as it resulted in the still grey definition. Conclusions : This study identifies differences in the definition of euthanasia adopted by Indonesia compared to some countries in Europe. Also found several problems related to the limitation of euthanasia that has not been set, causing a definition that is still in the grey-area. |
| Kata kunci | Euthanasia, Persepsi |
| Pembimbing 1 | RR. Diyah Woro Dwi Lestari, S. Psi., M.A |
| Pembimbing 2 | Nurlaela, S Ag., M. Ag. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 5 |
| Tgl. Entri | 2016-02-21 13:18:20.029602 |