Artikel Ilmiah : F1C012028 a.n. RESYA NUR INTAN PUTRI

Kembali Update Delete

NIMF1C012028
NamamhsRESYA NUR INTAN PUTRI
Judul ArtikelKOMUNIKASI TERAPEUTIK TERAPIS DENGAN PASIEN ANAK
(Studi pada Pelayanan Terapi Wicara Pasien Down Syndrome
di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Gangguan bahasa dan bicara merupakan gangguan yang kerap dialami oleh anak-anak tak terkecuali pada anak dengan kondisi down syndrome. Gangguan tersebut ditandai dengan keterlambatan perkembangan bahasa dan bicara yang bila dibiarkan terus menerus dapat turut mengganggu kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. Salah satu solusi untuk menangani masalah tersebut adalah dengan dilakukannya terapi bahasa dan bicara yang dapat dilakukan pada pelayanan terapi wicara. Urgensi dari penelitian ini adalah agar dapat memberikan sumbangan wawasan mengenai cara berkomunikasi sekaligus cara mengembangkan kemampuan anak yang memiliki kebutuhan khusus melalui sebuah komunikasi terapeutik. Dengan begitu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses ataupun cara dalam melakukan komunikasi terapeutik yang dilakukan terapis dengan pasien anak penyandang down syndrome di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif eksploratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa untuk melakukan sebuah komunikasi terapeutik dengan pasien anak dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode dalam terapi bahasa, misalnya seperti metode modeling dan self talk-paralel talk. Selanjutnya, terdapat proses komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh terapis yang terdiri dari tahap pra interaksi, perkenalan, orientasi, kerja, dan terminasi. Dalam komunikasi terapeutik yang terjalin juga terjadi pertukaran pesan baik secara verbal maupun nonverbal. Terdapat pula hambatan-hambatan yang dialami oleh terapis dalam melakukan proses komunikasi terapeutik dengan pasien anak, dan hambatan tersebut dapat berasal dari dalam terapis seperti kemampuan pribadi yang masih harus ditingkatkan serta ketersediaan sarana dan prasarana. Sementara itu, hambatan yang berasal dari luar diri terapis seperti durasi terapi yang singkat dan orang tua yang kurang kooperatif.

Kata kunci: terapeutik, komunikasi, terapi, down syndrome
Abtrak (Bhs. Inggris)Language and speech disorder is a kind of disorder which is usually suffered by children, counted to children with down syndrome. This disorder is signed with the delayed development of language and speech, and if they not well treated, that’s condition can cause communication disorder. One solution for this condition is by doing language and speech therapy. So, the urgency of this research is to give an insight contribution to develop the way of communication with children with special needs through therapeutic communication and also to develop their abilities. This research is aimed to understand process and methods in doing therapeutic communication that is done by therapist to children with down syndrome in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. This research use explorative qualitative method with data collection methods are observation, in depth interview, and documentation study. Result of this research shows that in language therapy, when therapist doing a therapeutic communication with children patients, they are using some methods, such as modeling and self talk – parallel talk. Therapeutic communication process is also include several phase such as pre-interaction, introduction, orientation, work, and termination. There’s a Verbal and nonverbal message exchanging in therapeutic communication. Several obstacles aslo experienced by therapist during the therapy process which come from inside and outside therapists’ self. The obstacle which come from the therapist is like a personal skills that still need to be improved and facilities which have to be upgrade. Then, obstacles from outside of the therapist are about a short duration of therapy and parents from patients who are less cooperative.

Keyword: therapeutic, communication, therapy, down syndrome.
Kata kunciterapeutik, komunikasi, terapi, down syndrome
Pembimbing 1Dr. Agoeng Noegroho, M.Si
Pembimbing 2Dian Bestari Santi Rahayu, S.IP., M.I.Kom
Pembimbing 3Dr. S. Bekti Istiyanto, M.Si
Tahun2016
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2016-02-20 01:47:39.873199
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.