Artikel Ilmiah : A1L111027 a.n. ANASTIAR PUTRA WIDYATAMA

Kembali Update Delete

NIMA1L111027
NamamhsANASTIAR PUTRA WIDYATAMA
Judul ArtikelKAJIAN TEKNOLOGI BUDIDAYA, PRODUKSI DAN KUALITAS MELATI PUTIH (Jasminum sambac L.) PADA LAHAN TEGALAN DAN PASIR PANTAI DI TIGA KABUPATEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknologi budidaya yang diterapkan, pengaruh penerapan teknologi budidaya terhadap hasil dan kualitas melati putih, dan mengetahui kualitas bunga melati putih yang baik pada tanaman melati yang ditanam di lahan tegalan dan pasir pantai di Kabupaten Pemalang, Pekalongan, dan Batang. Penelitian survai ini menggunakan metode puposive untuk menentukan daerah penelitian; sedangkan untuk menentukan sampel, digunakan Proporsional Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi melati lahan tegalan dan pasir pantai di tiga kabupaten dipengaruhi oleh teknologi budidaya yang diterapkan dan lahan yang digunakan untuk budidaya. Rata-rata di tiga kabupaten produksi melati lahan tegalan lebih tinggi dibandingkan dengan pasir pantai, hal ini disebabkan karena jenis lahan tegalan memiliki tingkat salinitas yang lebih rendah dibandingkan dengan pasir pantai. Melati di lahan tegalan dan pasir pantai Kabupaten Pemalang dan Batang memiliki kualitas yang tidak sesuai dengan standar yang digunakan untuk pewangi teh, sedangkan di lahan pasir pantai Kabupaten Pekalongan sebenarnya kualitas melati memenuhi standar ekspor karena panjang bunga yang mencapai 1-1,5 cm, namun karena keterbatasan relasi melati di wilayah pasir pantai Kabupaten Pekalongan tidak diekspor.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to know the applied cultivation technology and its effect, on the yield and quality of white jasmine, and to know the quality of white jasmine flowers that grown in coastal land and dry land in Pemalang, Pekalongan, and Batang. This survey research used purposive method to determine the location of research; whereas to determine the sample, used proportional simple random sampling. The results showed that the production of jasmine dry land and coastal land in three regencies affected by applied cultivation technologies and the land used for cultivation. Average in the three regencies of jasmine production in dry land is higher than the coastal land, this is because the type of dry land has a lower salinity levels compared to the coastal land. Jasmine in dry land and coastal land Pemalang and Batang has a quality that does not conform to standards used for perfuming tea, whereas in coastal land Pekalongan actual quality of jasmine meet export standards because long the interest reached 1-1,5 cm, but because of limitation relation jasmine in the coastal land Pekalongan was not exported.
Kata kunciMelati, Tegalan, Pasir Pantai, Teknologi Budidaya, Produksi dan Kualitas
Pembimbing 1Ir. G. H. Sumartono, M.S., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Ir. Sakhidin, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2016-02-16 15:38:42.564463
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.