Artikel Ilmiah : A1L111009 a.n. FARIS RAHADIAN ANWAR

Kembali Update Delete

NIMA1L111009
NamamhsFARIS RAHADIAN ANWAR
Judul ArtikelPENGARUH PELILINAN TERHADAP KUALITAS DAN UMUR SIMPAN MENTIMUN JEPANG (Cucumis sativus L.) PADA SUHU RUANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pelilinan terhadap kualitas dan umur simpan buah mentimun Jepang pada suhu ruang, Mengetahui jenis lilin yang terbaik terhadap kualitas dan umur simpan mentimun jepang. Mengetahui konsentrasi lilin yang terbaik terhadap kualitas dan umur simpan mentimun jepang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali menggunakan lilin lebah dan lilin karnauba dengan taraf 6%, 8%, 10%, dan 12%. Variabel yang diamati adalah kerusakan buah hingga 100%, persentase susut bobot buah, kekerasan daging buah, warna kulit buah, dan warna kilap kulit buah. Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F dilanjutkan dengan uji Tukey 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelilinan dapat mempertahankan kualitas dan umur simpan mentimun jepang hingga hari ke-17, serta dapat menekan kontaminasi mikroba hingga hari ke-5. Jenis lilin yang terbaik untuk pengawetan buah mentimun jepang yaitu lilin karnauba. Konsentrasi yang terbaik untuk jenis lilin karnauba (L1) yaitu 10% sedangkan untuk lilin lebah (L2) yaitu 8%.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to 1) determine the effect of waxing on the quality and self life of Japanese cucumber at room temperature, 2) Knowing the best wax of types are best for quality and shelf life of Japanese cucumber, 3) knowing the best concentration of wax to the quality and shelf life of Japanese cucumber. The experiment used factorial randomized block design (RBD) with 9 treatments and repeated 3 times, using beeswax and carnauba wax at 6%, 8%, 10%, and 12%. The variables, measured were up to 100% fruit damage, fruit wight loss,, fruit pulp hardness, flesh color and luster of the outer skin of fruit. Data were analyzed using the F test followed by Tukey test. The results showed that the waxing can maintain the quality and shelf life of Japanese cucumber until 17th day, and can reduce microbial contamination to 5th day. The best types of wax are for pickling cucumber Japanese that is carnauba wax. The best carnauba concentration was 10%, while for beeswax 8%.
Kata kunciPelilinan, Kualitas Mentimun Jepang
Pembimbing 1Ir. Slamet Rohadi S., M.Agr, st.
Pembimbing 2Ir. Teguh Widiyatmoko, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2016-02-16 14:36:29.603598
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.