Artikel Ilmiah : H1D011040 a.n. RIZMI FANNISSA DESYANTI S

Kembali Update Delete

NIMH1D011040
NamamhsRIZMI FANNISSA DESYANTI S
Judul ArtikelANALISIS KINERJA PERSIMPANGAN JALAN TIDAK BERSINYAL DI SIMPANG TIGA MT. HARYONO KOTA BALIKPAPAN DENGAN METODE PKJI2014
Abstrak (Bhs. Indonesia)Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, terkadang berbagai masalah dihadapi, salah satunya terjadi di daerah sekitar simpang. Simpang sebagai penunjang prasarana transportasi yang utamanya bertujuan meningkatkan mobilitas dan mengurangi kemacetan, faktanya menjadi penyebab kemacetan dan salah satunya terjadi di Kota Balikpapan. Salah satu simpang yang menjadi perhatian adalah simpang di MT. Haryono, Jl. Soekarno - Hatta Simpang Km. 4,5 terletak di Kelurahan Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara merupakan suatu area yang memiliki volume lalu lintas tinggi karena merupakan gerbang arus lalu lintas dari dan menuju Kota Balikpapan dan merupakan penghubung antar zona pemukiman, zona kegiatan perekonomian (perdagangan, jasa, dan industri), dan zona pendidikan sehingga pada jam-jam sibuk (peak hour) sering terjadi antrian, tundaan, dan kemacetan. Hasil analisis dengan metode PKJI 2014, menunjukkan bahwa jam puncak terjadi pada hari Senin, 27 Juli 2015 pukul 16.00-17.00 WITA dengan volume lalu lintas sebesar 3200 smp/jam, kapasitas (C) sebesar 2477 skr/jam, derajat kejenuhan (DJ) sebesar 1,308, tundaan simpang (TL) sebesar 151 det/skr, peluang antrian (PA) sebesar 71-146% dan tingkat pelayanan F. Derajat kejenuhan masih belum memenuhi nilai yang ditetapkan PKJI 2014, yaitu lebih dari 0,85. Maka perlu dilakukan perubahan untuk peningkatan kinerja.
Berdasarkan hasil simulasi alternatif peningkatan kinerja, solusi yang terbaik pada tahun 2015 adalah perubahan menjadi simpang APILL dengan kondisi geometrik eksisting. Untuk solusi terbaik pada tahun 2020 adalah alternatif perubahan menjadi simpang APILL dengan penambahan lebar pendekat.
Abtrak (Bhs. Inggris)Transportation is used for human mobility in daily activity. However, sometimes problem are faced, for example it happened arround intersection. Intersection as the support of transportation infrastructure are primarily aimed for increasing mobility and reduce traffic, the fact is the cause of traffic and one of which is happens in the City of Balikpapan. One of intersection in concern is the intersection at MT. Haryono, Soekarno-Hatta Street in KM 4,5, is located in the North Graha Indah Village that is the area that has a high traffic volume as the gateway for traffic flow to Balikpapan and connecting between residential zone, economical zone, and educational zone so that at peak hour, frequently causing queues, delays and congestion.
The result of the analysis of PKJI 2014 method, showed that the peak hours is occurred on Monday, July 27th, 2015, at 16.00-17.00 PM with a traffic volume 3200skr/hour, capacity (C) 2477 skr/hour, degree of saturation (DJ) 1.308, intersection delay (T) 151 sec/skr, chances of queue (PA) 71 – 146% and level of services F. The degree of saturation is below the value from PKJI 2014 method. So that it is need to be changed to improve the performance. Based from the result of analysis alternate simulation result for improving intersection performance, the best solution in 2015 was a change to intersection with signal with existing geometric conditions. Meanwhile, the best solution in 2020 was a change to intersection with signal with the additons of wide of the road.
Kata kuncisimpang, kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, tingkat pelayanan, PKJI 2014, simpang APILL
Pembimbing 1Dr. Gito Sugiyanto, S.T., M.T.
Pembimbing 2Eva Wahyu Indriyati, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2016-02-11 19:26:02.03976
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.